Jasa Marga Lanjutkan Pengerjaan Proyek Jalan Tol Jakarta Cikampek Elevated II


2018-03-01 14:35:41 Ekonomi 104 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,-  PT Jasa Marga (Persero) memastikan pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek Elevated II kembali berjalan. Hal tersebut dilakukan setelah pihak Jasamarga melakukan kunjungan lapangan untuk melihat pemutaran Pier Head dan Lifting Beam pada malam lalu.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani mengatakan pengerjaan Jalan tol Jakarta-Cikampek Elevated II sendiri sudah mendapatkan restu dari Komite Keselamatan Konstruksi (KKK) untuk dilanjutkan asal persyaratan yang diberikan dilakukan oleh kontraktor. Menurut Desi, alasan mengapa proyek tol tersebut diberikan catatan, adalah karena pengerjaannya seluruhnya adalah jalan layang.

"Kita ada catatan untuk Jakarta Cikampek Elevated II diminta untuk di kunjungi lagi. Karena Jakarta-Cikampek elevated itu fully elevated, jadi betul-betul layang. Tadi malam sudah dikunjungi dan alhamdulillah bisa lanjut," ujarnya saat ditemui di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Lebih lanjut Desi menyatakan, pasca dilanjutkan pengerjaannya, pihaknya juga akan lebih fokus kepada implementasi pada dokumen-dokumen yang sudah diminta oleh pihak Kakak khususnya yang terkait dengan keselamatan kerja. Pasalnya, dirinya tidak ingin kecelakaan kerja terjadi pada proyek Jakarta-Cikampek Elevated yang bisa membuat proyek terhambat.

"Kalau dikunjungi ini kan masalah software semua dokumen kelengkapan dan lain-lain yang diperlukan dalam tahap konsolidasi, cek lagi semua. dokumen di periksa semua, selesai lulus dan bisa dilanjutkan. Kedua, implementasinya. Jadi kita harus konsisten dengan implementasi sesuai dengan yang disepakati dalam dokumen-dokumen itu," jelasnya.

Sebelum diberlakukan pemberhentian sementara, progres pembangunan konstruksi Jalan Tol Jakarta Cikampek Elevated II telah mencapai 24,48%. Jalan tol sepanjang kurang lebih 38 kilometer ini akan membentang di ruas Cikiunir-Karawang Barat.

Sebagai informasi sebelumnya, Komite Keselamatan Konstruksi (KKK) memutuskan untuk melanjutkan 38 proyek layang yang telah lolos evaluasi. Namun dari 38 proyek tersebut ada beberapa proyek yang diputuskan untuk diberikan izin bersyarat.

Salah satu diberikan izin bersyarat adalah proyek Jalan Tol Jakarta Cikampek Elevated II. Adapun syarat yang diberikan oleh KKK adalah untuk dilakukan site visit (kunjungan) lapangan untuk melihat pemutaran Pier Head dan Lifting Beam.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang juga menjabat sebagai Ketua KKK Syarif Burhanuddin mengatakan keputusan tersebut setelah pihaknya melakukan evaluasi kepada 40 proyek selama sembilan hari. Adapun penilaian dari evaluasi tersebut mengacu kepada delapan kriterianya yang salah satu didalamnya merupakan aspek K3.

"Ada 40 berkas yang masuk 39 yang di presentasikan. 38 badan usaha yang mendapat rekomendasi untuk lanjut," jelasnya.

Sumber : okezone.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close