Duku "Banjir", Petani dan Pemborong Rugi


Arie Perdana Putra 2018-02-26 16:45:14 Ogan Ilir 251 kali

Duku di kebun salah satu petani. (Foto: Dariyus)

INDRALAYA, Kabar28.com,- Petani Duku di Kecamatan Sungai Pinang dan Kandis, Ogan Ilir mengeluhkan harga buah tersebut di pasaran yang anjlok.

Penyebabnya, karena musim hujan dan panen yang hampir serentak di Sumsel. Menurut Syaiful (50), warga Desa Kandis mengatakan, beberapa pekan terakhir harga duku turun dari sebelumnya Rp8 ribu hingga Rp 10 ribu per kilo, saat ini menjadi Rp4 ribu hingga Rp5 ribu per kilo, itupun terima di kebun.

Akibatnya, berimbas dengan harga di pedagang eceran atau pengepul. "Harga Rp4 ribu itu para pengepul langsung beli di kebun," kata Saiful kepada Kabar28.com, Senin (26/2/2018).

Dikatakan Saiful, para petani menjual dukunya ada yang menggunakan sistem panen sendiri dan menjualnya ke pengepul. "Ada pula yang menjual sistem borongan, dimana calon pembeli melihat dan menaksir sendiri duku di pohon," katanya.

Sedangkan menurut salah satu pembeli bernama Sindut (26) warga Tanjung Raja, dirinya hampir setiap tahun membeli buah dari petani. Adapun harga tergantung situasi dan kondisi pasar.

Kalau sedang buah banjir (melimpah) tentu akan murah, begitupun sebaliknya jika buah sedikit dan permintaan tinggi tentu harganya mahal. "Kalau hari ini saya beli sekitar 4 ribu hingga 5 ribu per kilo," katanya.

Hal senada juga dikatakan Fadli, pemborong buah asal desa Kandis. Setiap tahun dirinya selalu membeli buah dari petani, bukan saja duku tetapi durian dan buah-buahan lainnya.

Untuk tahun ini, memang dirinya agak sedikit menjual duku ke Bandung dan Jakarta, karena harganya murah sehingga tidak sesuai dengan ongkos kirim.

Penyebab harga buah duku anjlok adalah karena faktor musim hujan dan panennya serentak di OKI,Muaraenim, Lahat, dan OKU. Dan biasanya harga kembali naik jika diakhir karena buah sudah sedikit.

Jika harga anjlok, dipasaran biasanya di jual Rp. 10 ribu per kilogram, bahkan kedepan bisa lebih murah lagi dari Rp 3 ribu hingga Rp. 4 ribu per kilogram, karena semakin banyak petani duku yang panen. "Tiap hari saya kirim dua truk. Tapi kalau permintaan banyak saya bisa kirim 4-5 truk sehari,dukunya juga kita dapatkan dari daerah OKI, Kalau harga seperti ini, kita paling jual di Jakarta Rp. 15 ribu per kg," kata Fadli. (drs)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close