Serangkaian Serangan Taliban di Afghanistan, 23 Orang Tewas


Lia Cikita 2018-02-24 18:23:28 Internasional 90 kali

Personel keamanan Afghanistan berjaga di lokasi serangan bom mobil di Lashkar Gah, Sabtu (24/2/2018).(foto :istimewa)

Kabul, Kabar28.com - Serangkaian serangan yang dilancarkan Taliban di Afghanistan, Sabtu (24/2/2018), menewaskan setidaknya 23 orang dan melukai belasan lainnya.

Dilansir dari AFP, setidaknya tiga buah aksi bom bunuh diri dan serangan pasukan militan dilaporkan terjadi sepanjang Sabtu.

Korban paling banyak ditimbulkan dalam sebuah serangan oleh kelompok milisi Taliban ke sebuah pangkalan tentara di barat provinsi Farah, menewaskan setidaknya 18 anggota.

"Sepasukan besar militan menyerang markas tentara di distrik Bala Buluk, Farah. Kami kehilangan 18 anggota dan dua lainnya terluka."

"Kami segera mengirim pasukan bantuan ke wilayah tersebut," kata juru bicara kementerian pertahanan Daulat Wazir.

Wakil Gubernur Younus Rasooli mengatakan, telah mengirimkan tim pencari fakta ke Bala Buluk untuk menyelidiki serangan yang diklaim dilancarkan Taliban tersebut.

Sebelumnya, sebuah aksi bom bunuh diri terjadi di dekat wilayah diplomatik Kabul, Sabtu (24/2/2018) pagi.

Serangan yang dilakukan di jam sibuk itu menewaskan setidaknya tiga orang dan melukai sejumlah orang lainnya.

"Pelaku pembom bunuh diri datang dengan berjalan kaki, mengenakan pakaian rapi dan berdasi. Dia diidentifikasi di pos pemeriksaan dan meledakkan bom, menewaskan tiga orang," kata juru bicara kementerian dalam negeri Nasrat Rahimi.

Dua serangan lainnya dilancarkan melalui bom mobil di distrik Nad Ali dan ibu kota Lashkar Gah, provinsi Helmand.

Serangan bom mobil pertama yang menargetkan pangkalan militer di Nad Ali menewaskan dua tentara dan melukai belasan orang lainnya.

Juru bicara pemerintahan setempat, Omar Zawak, melaporkan, serangan di Nad Ali menggunakan mobil Humvee, namun mobil sempat dihancurkan sebelum mencapai pangkalan menggunakan peluncur granat roket.

"Mobil berhasil dicegah sebelum mencapai pangkalan militer, namun dua tentara kami tewas dan tujuh lainnya cedera," kata Zawak.

Sumber :kompas.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close