Perut Buncit.... Ini Jenis Makanan Penyebabnya


2016-12-20 12:26:54 Gaya Hidup 276 kali

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Kabar28.com - BANYAK makanan yang sering dikonsumsi ternyata memberikan kontribusi besar membuat perut Anda menjadi buncit. Cari tahu beberapa jenis makanan yang bisa menjadi penyebabnya.

Perut buncit merupakan salah satu masalah kesehatan yang terkadang kurang ditanggapi dengan serius. Selain mengganggu penampilan, perut buncit dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan di kemudian hari.

Salah satu penyebab perut buncit adalah pola makan yang kurang baik. Berikut beberapa jenis makanan yang dapat menyebabkan perut buncit:

Biji-bijian yang sudah diolah (refined grain)

Sebuah penelitian menunjukkan mereka yang mengikuti program menurunkan berat badan dengan cara mengonsumsi makanan yang berasal dari biji-bijian utuh atau whole grain lebih banyak mengalami penurunan jumlah lemak dari area perut jika dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi roti biasa dan nasi putih.

Mereka yang juga mengonsumsi whole grain ternyata mengalami penurunan kadar C-reactive protein (CRP) cukup signifikan. CRP merupakan suatu indikator terjadinya inflamasi di dalam tubuh dan berhubungan dengan penyakit jantung.

Whole grain merupakan segala jenis biji-bijian (seperti padi, gandum, barley) yang belum diproses. Makanan yang berasal dari whole grain masih mengandung berbagai jenis vitamin, mineral, dan serat yang lengkap. Whole grain yang sudah diolah dan diproses disebut refined grain.

Pengolahan ini dilakukan untuk menambah daya simpan dari biji-bijian. Contoh produk refined grain adalah beras putih dan tepung-tepungan.

Penelitian yang dilakukan oleh Pennsylvania State University membagi 50 orang dewasa yang mengalami obesitas menjadi dua grup. Satu grup diminta untuk mengonsumsi produk whole grain sementara grup lain diminta untuk tidak mengonsumsi whole grain sama sekali. Setelah 12 minggu, grup yang mengonsumsi whole grain mengalami penurunan berat badan hingga 3,6 kg.

Sementara grup yang tidak mengonsumsi whole grain mengalami penurunan berat badan rata-rata 5 kg. Tetapi penurunan lemak perut terbanyak terjadi pada mereka yang mengonsumsi whole grain meskipun penurunan berat badan total lebih banyak terjadi pada grup yang mengonsumsi biji-bijian olahan. Nilai CRP pada grup yang mengonsumsi whole grain juga turun hingga 38%, sementara tidak ada penurunan angka CRP pada grup yang lain.

Margarin

Jenis lemak yang menyebabkan perut buncit adalah jenis lemak trans dan lemak jenuh. Lemak trans merupakan hasil sampingan pengolahan minyak dari bentuk cair ke bentuk padat, contohnya adalah margarin. Lemak trans biasa digunakan dalam industri makanan cepat saji dan makanan ringan karena dapat menambah daya simpan dari makanan.

Meskipun saat ini lemak trans sudah mulai dilarang keberadaannya dalam makanan, tetapi tidak ada salahnya Anda mengecek kembali label pangan yang terdapat pada makanan kemasan yang Anda konsumsi. Selain margarin, shortening pun mengandung lemak trans. Berhati-hatilah jika ada komponen tersebut dalam kemasan makanan.

Makanan berlemak tinggi

Lemak jenuh biasa terdapat pada minyak, daging, dan olahannya. Lemak jenuh boleh Anda konsumsi tetapi sebaiknya dibatasi, tidak lebih dari 5-6% dari kebutuhan kalori total harian Anda. Jika berlebihan, maka akan meningkatkan jumlah lemak dalam tubuh termasuk menjadikan perut Anda buncit.

Daging olahan (seperti sosis, nugget, ham) biasanya cenderung mengandung lemak jenuh yang tinggi. Makanan cepat saji juga memiliki kadar lemak jenuh yang tidak sedikit, terutama karena kebanyakan mengalami pengolahan dengan cara digoreng atau deep fried.

Jenis lemak yang baik bagi tubuh adalah lemak tidak jenuh, banyak terdapat pada minyak zaitun, salmon, dan kacang-kacangan. Anda dapat menggunakan minyak zaitun sebagai alternatif untuk memasak dan beralih mengonsumsi seafood seperti ikan-ikanan dibanding mengonsumsi daging merah dan daging olahan.

Sumber : Okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close