Tak Jera, Anjal dan Gepeng Kembali Diamankan


Arie Perdana Putra 2018-02-21 12:40:26 Lubuk Linggau 104 kali

Anjal, gepeng dan anak funk yang diamankan

LUBUK LINGGAU, Kabar28.com,- Pol PP dan Dinas Sosial Kota Lubuk Linggau kembali mengamankan belasan Anak Jalanan (Anjal), anak funk serta gelandangan dan pengemis (gepeng) di wilayah jalan protokol dan simpang trafic light Lubuk Linggau.

Kepala Dinas Sosial kota Lubuk Linggau, AH Ritonga mengatakan, giat rutin yang dilaksanakan pihaknya ini sebagai bentuk tindakan dari program pemberantasan anjal.

“Sebenarnya mereka ini rata-rata banyak bukan dari Lubuk Linggau apa lagi anak funk dapat dipastikan mereka datangan. Seperti 13 orang yang kita amankan hari ini 8 diantaranya bukan dari Lubuk Linggau. Sedangkan lima lainya termasuk warga Lubuk Linggau, 3 orang anak-anak dan 2 pengemis tua yang sudah sering juga kita amankan,” ungkapnya.

Ritonga menambahkan, sanksi yang diberikan sebenarnya telah sesuai aturan, namun masih saja mereka berulah untuk yang kesekian kalinya.

“Untuk yang berdomisili di Lubuk Linggau maka kita berikan sanksi pernyataan jangan mengulang lagi dan dilakukan pembinaan di rumah singgah dan panti assyifa sedangkan untuk anak-anak kita panggil orang tua yang bersangkutan. Kalau untuk warga luar Lubuk Linggau akan kita kembalikan melalui kerjasama antar dinas sosial di daerahnya,” terangnya.

Sementara itu, Rendi (15) warga Megang Sakti Kabupaten Mura mengatakan kalau ia sejak tamat SMP dan tak lagi bersekolah ia memilih hidup untuk menjadi anak funk karena bebas tiada yang atur.

“Jalan hidup yang kupilih sesuai dengan kemauan ku, sejak menjadi anak funk hidup pun bebas kemana saja, kadang aku balek kerumah, terkadang juga idak balek samo sekali hingga berbulan lamanya, keseharian kami ngamen, dan tinggal di pelataran toko,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan pasangan suami istri dari komunitas anak funk Azhar (19) asal Jakarta dan istrinya Desi (18) asal Bandung, mereka berduapun memilih hidup menjadi anak funk.

“Saya dan istri baru 2 hari diLubuklinggau dikarenakan mengantar teman ke Palembang dan kemudian mampir ke Lubuk Linggau, jadi anak funk dimanapun kita selalu diterima oleh sesama komunitas kita, walaupun tak pernah saling kenal,” pungkasnya. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close