633 Hektare Lahan di Riau Jadi Arang Hanya dalam 2 Bulan


Mutiara Safitri 2018-02-21 10:46:22 Nasional 70 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Pekanbaru, Kabar28.com,-  Pemerintah Provinsi Riau menetapkan daerahnya berstatus Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Penetapan itu didasarkan temuan di lapangan bahwa kebakaran terjadi merata di seluruh wilayah, kecuali Kuantan Singingi, sejak awal 2018.

Berdasarkan laporan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, hingga Februari 2018 sudah 633 hektare lahan menjadi arang karena terbakar.

"Ada 11 kabupaten kota yang lahannya terbakar sampai Februari ini, totalnya lebih kurang 633 hektare," kata Edwar di Pekanbaru, Selasa petang, 20 Februari 2018.

Pemadaman telah dilakukan secara masif, baik melalui jalur darat maupun udara dengan teknik water bombingWater bombing menggunakan helikopter yang disiagakan di Lanud Roesmin Nurjadin ataupun helikopter bantuan perusahaan.

"Water bombing sudah 163.000 liter air digunakan. Belum lagi yang digunakan oleh tim darat dari Polri, TNI, Manggala Agni dan instansi terkait lainnya," ucap Edwar.

Menurut Edwar, kebakaran lahan paling luas terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sejak terjadi kebakaran di sana, setidaknya ada 211 hektare lebih lahan terbakar, sebagian besarnya berstruktur gambut.

Berikutnya Kabupaten Indragiri Hulu dengan total luasan 121 hektare, kemudian Kabupaten Bengkalis 88 hektare, Kota Dumai 86 hektare serta Pekanbaru dan Pelalawan, masing-masing 31 hektare lahan terbakar.

"Paling kecil di Rokan Hulu 1 hektare, Siak seluar 2,5 hektare, Kampar 15 hektare, Rokan Hilir 21 hektare, dan Indragiri Hilir 24 hektare," sebut Edwar.

Dengan penetapan Siaga Karhutla, kata Edwar, pihaknya kian mengintensifkan pemadaman dan penanggulangan kebakaran lahan di titik api terpantau supaya tidak terjadi bencana asap. "Sekali layar terkembang, pantang asap terulang," kata Edwar.

Sumber : liputan6.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close