Teroris Indramayu Mengaku Lempar Bom Molotov di Polsek Bontoala


Mutiara Safitri 2018-02-20 15:18:47 Nasional 84 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Makassar, Kabar28.com,-  Upaya pencarian terhadap pelempar bom molotov di Markas Polsek Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menemui titik terang. Salah seorang terduga teroris yang diringkus Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Indramayu, Jawa Barat, beberapa waktu lalu, mengaku sebagai pelempar bom molotov itu.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. Menurutnya, pelaku yang dirahasiakan namanya itu mengakui perbuatannya saat diinterogasi.

"Kemarin ada info satu orang pelaku jaringan teroris yang ditangkap oleh Densus 88 di Indramayu. Dari keterangan pelaku, ia mengaku sebagai pelaku bom di Polsek Bontoala," ucap Dicky saat dikonfirmasi, Senin, 19 Februari 2018.

Meski begitu, mantan Direktur Sabhara Polda Riau itu enggan percaya begitu saja. Ia pun akan menunggu hasil interogasi lanjutan dari Densus 88 Antiteror terhadap teroris yang ditangkap pada Jumat pagi, 16 Februari 2018, di Indramayu itu.

"Kita (polisi) tidak boleh berandai-andai bahwa dia adalah pelaku, kita masih perlu penyelidikan," ujarnya.

Dicky menjelaskan, hingga saat ini, Polda Sulsel masih terus berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror Mabes Polri. "Kita tunggu saja hasilnya," imbuhnya.

Polda Sulsel akan mencocokkan ciri-ciri pelempar bom molotov berdasarkan keterangan saksi-saksi dengan teroris yang ditangkap di Indramayu tersebut. "Saksi kan sudah ada, nanti kita tanya apakah begini ciri-cirinya, kalau dibilang tidak seperti itu kan dia berbohong," kata Dicky.

Sumber : liputan6.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close