Ada 2.202 PNS Pensiun di 2018


Mutiara Safitri 2018-02-20 10:51:20 Nasional 63 kali

Ilustrasi PNS (Foto : istimewa)

Surabaya, Kabar28.com,-  Sebanyak 2.202 aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) tahun ini akan memasuki purnatugas alias pensiun. Pemprov Jatim berharap para pensiunan ini membentuk sebuah kelompok sebagai wadah untuk menjaga tali silaturahmi.

Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, tak hanya menjalin silaturahmi, kelompok ini juga sebagai wadah bagi pensiunan untuk saling berkomunikasi dan bersosialisasi. Dicontohkan, salah satu kelompok pensiunan yang dapat dijadikan pilot project adalah Ikatan Mantan Pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jatim (Intan Sejati).

“Saat ini Intan Sejati sudah memasuki usia ke-30 tahun dan telah memberi banyak manfaat bagi anggotanya,” katanya.

Di antaranya, kata dia, memberi pinjaman dengan bunga 0% bagi anggotanya yang sakit, memberikan kredit usaha, dan lainnya. Menurut dia, potensi para purnatugas ini luar biasa. Sebab mereka masih bisa produktif. Adanya kelompok atau koperasi pensiunan, selain sebagai ajang silaturahmi, juga bisa memberi manfaat lain.

“Contohnya bila ada yang sakit, bisa saling menjenguk. Jika ada yang meninggal dunia bisa memberikan santunan atau juga memberi pinjaman pada para purnatugas yang ingin berwirausaha,” katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Siswo Heroetoto mengatakan, adanya 2.200 ASN yang pensiun tahun ini berimbas pada jumlah kuota penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk Jatim tahun ini. Berdasar catatannya, tahun ini Pemprov Jatim siap menerima 1.900 orang ASN untuk menggantikan posisi yang ditinggal para pegawai sebelumnya.

“Proses rekrutmen akan dilaksanakan pada Mei 2018 secara serentak di Indonesia,” katanya. Dia menyatakan, nomor peserta CPNS nanti diambil berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Peserta untuk calon di Malang tak bisa mendaftar lagi di Pemkot Surabaya atau Pemprov Jatim. Untuk metode tes tetap digunakan sistem computer assisted test (CAT) sehingga peserta CPNS bisa langsung mengetahui nilainya. Selain CAT, rekrutmen tahun ini juga akan dilakukan tes wawancara dengan menggunakan teknologi informasi.

“Peserta hanya yang lolos tes wawancara nanti akan menjawab menggunakan komputer atau perangkat IT yang telah disiapkan. Dengan begitu, pada sesi tes wawancara ini, peserta rekrutmen tidak berhadapan dengan orang, tapi dengan komputer,” katanya. 

Sumber : okezone.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close