Melawan Polisi, Begal Motor Ini Dipelor


Arie Perdana Putra 2018-02-14 16:30:28 Hukum 169 kali

Tersangka setelah menjalani perawatan di RSUD Bari

INDRALAYA, Kabar28.com,- Berani  melawan polisi, Dedi (28) begal sepeda motor warga jalan Mataram Kelurahan Kiemas Ridho, Palembang terpaksa dilumpuhkan oleh petugas Polsek Pemulutan dengan sebutir timah panas yang bersarang di bagian kaki kanannya saat dilakukan penangkapan di rumahnya, Rabu (14/2/2018) sekitar pukul 06.00 WIB.

Dari tangan tersangka diamankan baju abu-abu yang digunakan tersangka,1 buah Buku BPKB sepeda motor warna Hitam Merah 3136 ZH.

Kapolsek Pemulutan AKP Zaldi mengatakan, peristiwa pencurian dengan kekerasan (curas) itu terjadi Jum'at 29 September 2017 sekitar pukul 16.00 WIB di jalan Lingkar Selatan Desa Pegayut, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI). ''Semula tersangka Dedi  membonceng rekannya Jumadi (telah tertangkap) menggunakan sepeda motor  jenis honda beat pop warna putih bersepakat untuk melakukan begal motor,'' katanya. 

Saat keduanya berkeliling, lanjut Zaldi, tiba-tiba di tempat kejadian  melihat korbannya  bernama Rifhan Surya (30) warga Perumnas Kenten Palembang mengendarai sepeda motor sendirian. Keduanya langsung memberhentikan motor korban dengan cara menendangnya sampai terjatuh. ''Kemudian tersangka Jumadi langsung menodongkan pisau ke korban, dan merampas sepeda motornya. Sementara tersangka Dedi mengikuti dari belakang, meninggalkan korban di tempat kejadian. Setelah itu, motor korban jenis Honda Revo langsung di jual oleh tersangka Jumadi, dan tersangka Dedi langsung pulang ke rumah,'' bebernya.

Masih kata Zaldi, sekitar 1 Oktober 2017, sekira pukul 15.00 WIB, tersangka Dedi mendapatkan bagian sebesar Rp. 800.000 dan uangnya habis digunakan oleh tersangka untuk membeli pakaian dan kebutuhan sehari-hari. Seterusnya, pada 11 Februari 2018 sekitar pukul 19.00 WIB, anggota opsnal mendapatkan informasi sering melihat tersangka Dedi di sekitar rumahnya jalan Mataram RT. 02  kecamatan Kertapati Kota Palembang, lalu dilakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut.

''Setelah dilakukan penyelidikan, lalu pada Rabu 14 Februari 2018 sekira Pukul 06.00 WIB pihaknya berupaya melakukan penangkapan terhadap tersangka Dedi  di rumahnya. Rupanya saat rumahnya dikepung, tersangka melakukan perlawanan dan melarikan diri. Setelah diberikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan tersangka, kemudian diberikan tindakan tegas. Selanjutnya tersangka langsung dibawa ke rumah sakit untuk diberikan tindakan medis setelah itu langsung diamankan ke Mako Polsek Pemulutan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,'' pungkasnya. (nik

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close