Menteri Retno: Indonesia Tak Main-main Bantu Perdamaian di Afghanistan


Lia Cikita 2018-02-12 21:15:27 Nasional 92 kali

Anggota High Peace Council (HPC) Afghanistan terlihat datang ke kantor Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Senin sore (12/2/2018). (foto :istimewa)

Jakarta, Kabar28.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan Indonesia serius mewujudkan perdamaian di Afghanistan.

"Jadi kita tidak main-main makanya mereka datang kembali dan pesan yang sama, sama konsistensi bahwa ada trust kepada kita," kata Retno di kantor Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).

Ujar Retno, Afghanistan semakin percaya bahwa Indonesia berniat baik membantu proses perdamaian di negara tersebut.

"Niat baik indonesia dinilai sebagai pihak yang tidak memiliki kepentingan langsung terhadap Afghanistan. Untuk kita, kepentingan kita adalah perdamaian itu bisa terwujud setelah mereka mengalami konflik yang hampir 40 tahun," ujar mantan Dubes RI untuk Belanda tersebut.

Retno mengatakan niat baik Indonesia dibalas dengan kedatangan rombongan High Peace Council Afghanistan (HPC) ke Indonesia menemui wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Direncanakan pula, rombongan yang dipimpin Dubes Agfhanistan untuk RI Roya Rahmani juga akan menemui Majelis Ulama Indonesia (MUI), Selasa (13/2/2018).

Nanti dalam pertemuan bersama MUI itu, High Peace Council Afghanistan (HPC) juga akan membahas rencana penyelenggaraan konferensi ulama internasional.

"Besok rombongan akan bertemu dengan Majelis Ulama Indonesia. Setelah itu kita meningkat pada pertemuan (Internasional) dengan ulama yang melibatkan juga ulama dari Pakistan," kata Retno.

Disampaikan Retno, nantinya Wakil presiden Jusuf Kalla akan bertolak menuju Afghanistan pada 28 Februari 2018 dalam rangka memenuhi undangan Lab Peace Proces di Kabul.

"Ini kan merupakan suatu kesinambungan, kontinyuasi dari pembahasan mengenai pembahasan peace building dan peace prosesnya itu sendiri. Dalam beberapa bulan terakhir ini ada satu intensitas saling kunjung, komunikasi dan sebagainya. Dan ini adalah bagian dari proses tersebut," jelas Retno.

Sumber :TRIBUNNEWS.COM 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close