27 Orang Tewas di Tanjakan Emen, Menhub Bekerjasama dengan Polri Lakukan Razia saat Imlek


Lia Cikita 2018-02-12 19:49:18 Nasional 62 kali

Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: istimewa)

Jakarta,  Kabar28.com,  - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berduka cita dan menghanturkan permohonan sebesar-besarnya atas kejadian kecelakaan bus yang tewaskan 27 orang di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, Sabtu 10 Februari 2018 kemarin.

‎"Ya yang‎ pertama kali saya nyatakan duka cita, dan saya nyatakan maaf, walaupun bus yang digunakan itu sudah lolos kir ya. jadi saya belum tahu pasti, belum dapat laporan, karena rekomendasinya tentu KNKT akan bekerjasama dengan PU, akan mengevaluasi shape dari jalan ini," kata Budi Karya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Pemerintah juga akan mengevaluasi rambu-rambu lalu lintas di kawasan Tanjakan Emen. Sehingga, kata Budi Karya, kecepatan kendaran yang melintas juga dapat dievaluasi guna mencegah kecelakaan serupa di lokasi.

"‎Karena itu berkaitan dengan keselamatan sehingga harus ada suatu rambu-rambu tertentu, sehingga kecepatan itu harus dilakukan. tetapi kami belum pada titik mendapat rekomendasi," jelasnya.

Budi berharap, rekomendasi dari KNKT, Kementerian PUPR hingga Korlantas Polri dapat dilakukan pada akhir pekan ini lantaran jalur tersebut akan dilalui masyarakat yang akan berlibur panjang.

"Tapi‎ rekomendasi awal, kita akan minta kecepatan di sana diturunkan dengan ada penjagaan dan sebagainya. yang kedua saya tetap konsisten berkaitan dengan kir. Kir itu sangat mutlak karena berkaitan dengan rem dan lain sebagainya. itu tetap akan dilakukan," imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan bekerjasama dengan Polri untuk melakukan penjagaan dan razia selama momentum long week and ‎lantaran adanya perayaan Imlek pada 16 Februari 2018.

"‎Akan ada libur berapa hari ini, mungkin kami akan bekerjasama dengan polisi untuk melakukan razia atau penjagaan," pungkasnya.

Sumber : okezone. com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close