TKW Adelina Kerap Tidur di Teras dengan Anjing Majikan


Mutiara Safitri 2018-02-12 14:59:11 Internasional 126 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Kuala Lumpur, Kabar28.com, - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia yang meninggal dunia di Malaysia, Adelina, diketahui kerap tidur di luar, tepatnya di beranda rumah majikannya ditemani anjing peliharaan majikannya. Para tetangga setempat mengaku melihat Adelina tidur di luar selama nyaris dua bulan terakhir. 

Beberapa tetangga majikan Adelina di Taman Kota Permai, Bukit Mertajam, Malaysia, kerap melihat Adelina tidur di beranda rumah. Anjing majikannya, jenis Rottweiler, juga tidur di tempat yang sama.

Adelina (21) yang berasal dari Medan ini meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RS Bukit Mertajam pada Minggu (11/2) sore sekitar pukul 16.45 waktu setempat. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang telah mendatangi rumah sakit itu dan kini terus berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat.

Sejumlah media lokal Malaysia melaporkan Adelina meninggal usai dianiaya dan disiksa majikannya. Kasus Adelina ini ramai diberitakan media lokal Malaysia dan mencuat setelah sejumlah tetangga majikannya merasa khawatir melihat kondisinya yang penuh luka di wajah, tangan dan kaki. Adelina diketahui telah bekerja di rumah majikannya itu selama dua tahun terakhir. 

Tetangga juga curiga mendapati Adelina kerap tidur di beranda rumah. Adelina disebut enggan berbicara kepada siapa pun yang menyapanya. Tidak hanya itu, para tetangga juga mengklaim sering mendengar suara teriakan keras dari rumah majikan Adelina, nyaris setiap hari. 

Para tetangga melapor ke seorang jurnalis lokal yang kemudian memberitahu kantor anggota parlemen daerah, Steven Sim. Pada Sabtu (10/2) sore waktu setempat, sehari sebelum Adelina meninggal, para asisten anggota parlemen Steven Sim mendatangi rumah majikan Adelina. 

Adelina hanya terduduk di beranda. Terlalu takut untuk berinteraksi dengan tim yang ingin menyelamatkannya. Adelina hanya melirik dan menggelengkan kepalanya. Seekor anjing Rottweiler warna hitam, yang dirantai, ada di sebelahnya. Anjing itu terus menggonggong kepada tim yang ingin menyelamatkan Adelina.

Salah satu anggota tim penyelamat, Por Cheng Han (29), menyebut seorang wanita berusia 60 tahun yang ada di dalam rumah, meminta mereka tidak ikut campur dan menunggu putrinya -- majikan Adelina -- pulang. Setelah si majikan datang, dia mengaku kepada tim yang ingin menyelamatkan Adelina bahwa dirinya tidak pernah menganiaya Adelina, namun mengaku pernah menamparnya beberapa kali. 

Soal luka bakar di tubuh Adelina, si majikan menyebutnya dipicu oleh cairan pembersih kimia yang tidak sengaja ditumpahkan Adelina ke lengan dan kakinya sendiri, saat membersihkan tempat cuci piring di dapur.

Kepala Kepolisian Central Seberang Prai, Nik Ros Azhan Nik Abdul Hamid, menyebut Adelina akhirnya dibawa dibawa ke kantor polisi oleh majikannya sendiri, namun saat itu Adelina takut untuk berbicara. Dari kantor polisi, Adelina dibawa ke rumah sakit untuk dirawat atas luka-lukanya. 

"Upaya untuk mencatat keterangan darinya tidak berhasil karena dia masih ketakutan. Kami membawanya ke Rumah Sakit Bukit Mertajam di mana dia akhirnya meninggal dunia," ucap Nik Ros. Kesimpulan soal penyebab kematian Adelina masih menunggu hasil post mortem.

Seorang wanita berusia 36 tahun yang merupakan majikan Adelina dan saudara laki-lakinya yang berusia 39 tahun ditahan polisi, terkait kematian Adelina. Nik Ros menyatakan kasus ini diselidiki sebagai pidana pembunuhan. 

Sumber : detik.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close