200 Kg Sabu Disembunyikan dalam 12 Mesin Cuci, Kapolri: Ini Modus Baru


Mutiara Safitri 2018-02-12 13:41:30 Nasional 84 kali

Tito Karnavian (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,-  Tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya berhasil membongkar upaya penyelundupan sabu jenis Metafetamin sebanyak 239,785 kilogram dan 30 ribu butir ekstasi asal Malaysia yang disembunyikan dalam 12 buah mesin cuci.

Kapolri Jenderal HM Tito Karnavian mengatakan, para sindikat itu dibekuk pada Kamis 8 Februari kemarin di Komplek Pergudangan Harapan Dadap Jaya nomor 36 Gudang E 12, Dadap, Kosambi, Kota Tangerang. Masing-masing tersangka yakni Joni, Andi, Indrawan dan Lim Toh Hing warga negara Malaysia yang ditembak mati.

"Ini pengungkapannya cukup baik dan bukan hanya sabu tapi ekstasi yang dimainkan jaringan ini juga, modus ini relatif baru menggunakan mesin cuci," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Kasus itu terbongkar, berawal dari penangkapan Joni, Andi yang mengaku dikendalikan Indrawan seorang narapidana di salah satu Lapas di Jakarta. Ketiga tersangka itu ternyata dikendalikan oleh Lim Toh Hing yang kemudian di tangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten.

Petugas langsung menggelandang Lim Tim Hing ke tempat penyimpanan narkoba tersebut di daerah Kosambi, Tangerang untuk dilakukan pengembangan jaringan internasional tersebut. Namun, setibanya di lokasi yang bersangkutan mencoba merebut senjata api milik petugas sehingga ditembak. "Lim Toh Hing meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit," tutur Jenderal bintang empat itu.

Atas perbuatannya itu, masing-masing tersangka dijerat Pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sumber : okezone.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close