Terancam Dipecat PDI P, ESP: Emang Gue Pikirin?


Arie Perdana Putra 2018-02-10 16:00:04 Politik 125 kali

Mawardi Yahya, Eddy Santana Putra, Syahrial Oesman dan Herman Deru

PALEMBANG, Kabar28.com,- Sikap terang-terangan mantan Ketua DPD PDIP Sumsel, Eddy Santana Putra (ESP) yang bersebrangan dengan keputusan DPP PDIP, dengan mendukung pasangan Sarimuda- Abdul Rozak di Pilwako Palembang, dan pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya (HD-MY) di Pilgub Sumsel, menuai resiko. ESP mantan Walikota Palembang dua periode tersebut diancam terkena sanksi partai.

Ditanya soal ancaman akan dipecat dari PDIP, ESP menanggapinya dengan santai sembari mengatakan EGP. “Saya sedang di Singapura, soal ancaman dipecat dari PDI Perjuagan, Emang Gue Pikirin (EGP),’’ tegasnya via telepon genggam.

Terpisah, pengamat politik Sumsel, Ardyan Saptawan mengatakan, sikap politik ESP yang berseberangan dengan DPP PDIP tersebut, berpotensi memecah suara PDIP pada Pilgub Sumsel dan Pilwako Palembang. Mengingat, pengaruh ESP di akar rumput masih cukup besar. Apalagi jika ESP benar-benar dimaksimalkan dan terlibat aktif mengkampanyekan paslon.

 “Sikap politik ESP itu akan berpengaruh terhadap suara PDIP. Mengingat ESP adalah tokoh PDIP yang masih memiliki pengaruh politik yang kuat di akar rumput. Masih banyak kader PDIP yang loyal kepadanya,’’ tegas Ardiyan Saptawan, beberapa waktu lalu.

Menurut  Ardiyan, dukungan ESP terhadap pasangan HDMY dapat memberikan insentif elektoral kepada pasangan yang diusung PAN, Partai Nasdem dan Hanura tersebut. Pengaruh yang paling besar adalah Kota Palembang, mengingat ESP adalah Walikota Palembang dua periode yang  dikenal sukses. Masih banyak warga Kota Palembang yang menyukai ESP dan gaya kepemimpinannya.

“Kalau dihitung se Sumsel, pengaruh ESP tidak terlalu signifikan. Namun, untuk Kota Palembang pengaruhnya cukup besar,’’ ujar dosen ilmu politik Unsri ini. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close