Madrasah Diniyah Jalan Terus, Disdik Lakukan Evaluasi


Arie Perdana Putra 2018-02-10 12:37:01 Pendidikan 83 kali

Kadisdikbud OI Islah Corie

INDRALAYAKabar28.com,- Program unggulan Kabupaten Ogan Ilir (OI) satu desa satu madrasah diniyah sudah mulai berjalan Januari 2018 lalu. Berlangsungnya program tersebut diantaranya harus ditunjang sarana dan prasarana yang memadai. 

Hal ini diakui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) OI Islah Corie, menurutnya pertanggung jawaban untuk memenuhi sarana dan prasarana belajar program diniyah merupakan tanggung jawab dinas  pendidikan dan kebudayaan OI, sejak dari tempat juga kelengkapan alat belajar lainnya. Tehnisnya perlengkapan belajar, buku dan alat tulis lainnya langsung dikirim ke kecamatan dari kecamatan diteruskan ke kepala desanya. 

"Untuk sementara buku pelajaran yang dibagikan, satu buku pelajaran untuk dua orang murid atau satu buku pelajaran untuk satu bangku. Setelah tiga bulan berjalan, kita pantau kebutuhan yang belum terpenuhi dan akan kita anggarkan pada anggaran perubahan," katanya.

Terkait kurikulum yang dipakai, menurut Islah, mereka mengadopsi kurikulum diniyah yang sudah jalan dan disederhanakan lagi, akan tetapi tetap terus dilakukan evaluasi. Misalnya pelajaran Tauhid, Alquran, hadist, fiqih, sejarah islam, cara beribadah, cara sholat yang benar, cara berwudhu. 

"Tidak hanya itu, karena program satu desa satu diniyah ini merupakan program permanen, nantinya bagi tenaga pengajarnya akan diadakan pendidikan dan pelatihan, yang pastinya program akan terus dilakukan evaluasi," pungkasnya. (nik)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close