Cegah Hoax, Kominfo Edukasi Masyarakat Baca Berita Media Kredibel


Lia Cikita 2018-02-09 21:51:28 Nasional 62 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau masyarakat untuk membaca berita dari sumber yang kredibel. Hal ini untuk mencegah berita bohong atau hoax beredar di masyarakat.

"Kominfo melakukan edukasi. Jadi misal dapat satu informasi berita, lacak sumbernya. Cek sumbernya ini adalah apa memang berita yang dari media kredibel atau nggak. Nah yang dilakukan Kominfo dan Dewan Pers adalah mengedukasi orang, 'ini loh, media yang kredibel' media itu punya susunan redaksi, punya kontak segala macam," kata tenaga ahli Kominfo Donny Budi Utoyo usai diskusi publik 'Melawan Hoax' di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (9/2/2018).

Namun, Donny menyebut belum tentu berita dari media yang tak kredibel itu melanggar hukum. Bila media tersebut melanggar hukum, dia memastikan akan ada tindakan yang diambil oleh Kominfo maupun Dewan Pers.

"Berita yang ngawur kan bukan berarti berita yang melanggar hukum. Ngawur bukan berarti melanggar hukum, kalau berita yang melanggar hukum yang ilegal kita lihat UU nya apa. Misal dia melanggar UU Hak Cipta, UU ITE, UU Psikotropika, kalau dia melanggar hukum, maka itu langsung ditindak. Tidak berarti berita, media yang nggak kredibel itu melanggar hukum. Belum tentu," paparnya.

"Kalau beritanya melanggar hukum dan medianya nggak kredibel itu langsung dikenakan tindakan," imbuh Donny.

Jika berita yang dinilai melanggar hukum itu dari media yang kredibel, menurut Donny ada mekanisme yang diatur dalam UU Pers. Namun, jika berasal dari media yang tidak kredibel, maka bisa dikenakan UU ITE.

"Kalau media kredibel kalau beritanya lagi salah kan ada UU pers. Media nggak kredibel itu bisa langsung dikenakan itu tadi, UU ITE," pungkasnya.

Sumber : detiknews.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close