PKB Minta Cak Imin Jadi Pimpinan DPR


Mutiara Safitri 2018-02-07 10:20:30 Politik 92 kali

Cak Imin (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Anggota Fraksi PKB Lukman Edy menilai partainya layak mendapatkan tambahan kursi pimpinan baik di DPR dan MPR. Dia meminta sang ketua umum yang juga anggota DPR, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi salah satu pimpinan dewan.

Hal ini Disampaikan Lukman terkait revisi UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3). Revisi UU MD3 soal tambahan pimpinan ini berawal dari usul akomodasi untuk Fraksi PDIP, sebagai partai pemenang pemilu. PKB sendiri di Pemilu 2014 berada di urutan kelima.

"PKB layak (dapat). Apalagi yang kita ajukan Pak Muhaimin. Kurang kapasitas apa dia? Baik di DPR dan MPR," ujar Lukman di Gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Namun menurutnya, sosok Cak Imin sendiri lebih cocok jika ditempatkan di kursi pimpinan DPR. Cak Imin disebut Lukman dapat memperkuat performa kepemimpinan dewan. 

"Lebih tepat di DPR. Ya untuk memperkuat kepemimpinan DPR. Menurut saya Pak Muhaimin paling lengkap pengalamannya. Saya yakin bisa memperkuat performance DPR. Kalau nggak, ya berat juga melihat performance DPR," sebut Wakil Ketua Komisi II itu.

Terkait penambahan jumlah kursi, PKB mengusulkan kursi pimpinan DPR, MPR, dan DPD masing-masing ditambah dua. Jika itu tidak dapat dipenuhi, menurut cagub Riau ini, sebaiknya tidak ada penambahan sama sekali.

"Jadi kita usulkan 2-2-2 atau tidak sama sekali. Ini kan opsi-opsi yang dikembangkan kawan-kawan. Ada opsi 2-2-2. Ada 1-3-2. Ada 1-3 saja. Opsinya banyak. Yang terbaik menurut saya dan memenuhi asas rasionalitas itu posisinya 2-2-2," tutur Lukman.

Dengan opsi seperti itu, pimpinan di DPR/MPR/DPD disebutnya akan menjadi ganjil. Bila pimpinan genap dikhawatirkan pengambilan keputusan di ranah pimpinan akan terhambat karena suara bisa saja sama rata.

"Kemudian penambahan pimpinan karena atas tambahan tugas yang besar, lalu setara semua lembaga negara tidak ada perbedaan. Atau sama sekali tidak tambah pimpinan itu lebih baik," papar Lukman.

Diberitakan sebelumnya, penambahan jumlah kursi DPR dan MPR dalam RUU MD3 ini menjadi perdebatan di antara fraksi-fraksi. Masing-masing fraksi ingin mendapatkan kursi tambahan pimpinan tersebut.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) Supratman Andi Atgas sudah menyebutkan bahwa kursi pimpinan DPR saat ini disepakati ditambah satu. Sementara itu, untuk tambahan kursi pimpinan MPR pemerintah telah setuju ditambah dua. 

Sumber : detik.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close