Musim Hujan, PLN Himbau Masyarakat Waspada


Arie Perdana Putra 2018-02-06 15:34:51 Palembang 102 kali

Kantor PLN WS2JB

PALEMBANG, Kabar28.com,- Deputi Manager Hukum dan Humas PT PLN WS2JB, Rosmalina mengungkapkan, apabila rumah warga terendam banjir maka pihaknya akan langsung mematikan listrik demi keselamatan bersama. Dan apabila masih ada aliran listrik yang menyala silahkan menghubungi Contact Center PLN 123.

"Apabila gardu listrik mesti terendam air namun wilayah sekitarnya tidak terendam air, maka PLN juga akan mematikan listrik di gardu tersebut, hal ini tentunya menyebabkan pasokan listrik dibeberapa lokasi akan terhenti sementara waktu," ungkapnya.

Sambungnya, proses mematikan listrik pada gardu tidak semudah mematikan listrik dirumah, gardu distribusi dimatikan dengan proses secara bertahap melalui pemutaran beberapa knop dan tombol, proses ini cukup memakan waktu dan tidak mudah. sedangkan yang perlu di lakukan untuk mengantisipasi bahaya listrik saat banjir adalah.

"Matikan instalasi listrik di dalam rumah, Segera cabut peralatan listrik dirumah yang masih tersambung dengan stop kontak, Naikkan alat elektronik ketempat yang lebih tinggi agar tidak terendam banjir, apabila aliran listrik dilokasi yang terkena banjir belum padam masyarakat segera hubungi Contak Center PLN 123, mengungsi kedaerah aman sedini mungkin, jika air masih meninggi hubungi instansi yang terkait melalui penanggulangan bencana banjir," jelasnya.

Lebih lanjut Rosmalina mengutarakan, Setelah banjir surut maka PLN memerlukan waktu untuk pembersihan dan penormalan gardu distribusi pasca banjir, dan bagi pelanggan dimohon untuk memastikan semua peralatan elektronik maupun instalasi dalam keadaan kering.

"Kita harus sama-sama mengetahui juga bahwa instalasi listrik didalam rumah adalah tanggung jawab bagi pemilik rumah, PLN hanya berwenang sampai dengan KWH meter pelanggan. Setelah semua instalasi pelanggan dipastikan kering maka proses penormalan listrik dapat segera dilakukan setelah penandatanganan berita acara yang disaksikan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat,'' tutupnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close