Cabup Lahat Ajak Warga Lestarikan Bekarang


Arie Perdana Putra 2018-02-03 16:01:45 Lahat 143 kali

Bursah Zarnubi menyapa warga

LAHAT, Kabar28.com,- Kata bekarang rasanya tidak asing lagi bagi penduduk Kabupaten Lahat khususnya masyarakat Pseksu, pasalnya bekarang ini sudah dilakukan oleh nenek moyang dulu kala, sehingga pada saat ini bekarang ikan terus dibudayakan oleh masyarakat.

Guna melestarikan budaya tersebut, Bursah Zarnubi mengajak kepada masyarakat Kikim Area tepatnya kecamatan Pseksu terus melestarikan budaya ini, karena tradisi ini sudah dilakukan oleh nenek moyang, bekarang ikan inipun dilakukan disepanjang sungai dekat dengan penduduk desa dan hasil dari bekarang ikan inipun menjadi sebuah inkam bagi penduduk desa.

Bursah mengajak kepada seluruh masyarakat agar dapat melestarikan kearifan budaya lokal yang telah terbangun lama hingga turun menurun.

"Mari bersama-sama kita menjaga kelestarian budaya ini terutama budaya bekarang, karena budaya ini adalah sebuah bentuk kedisiplinan kita dalam menjaga sungai yang ada ikannya, disini juga kita merasa memiliki sehingga tidak ada masyarakat yang seenaknya merusak sungai, jika dirusak tentunya menjadi sebuah penyesalan tersendiri bagi kita karena kita tidak bisa menjalankan kembali budaya bekarang ini," bebernya.

Kepala Desa Muara Cawang Kecamatan Pseksu, Rapison mengatakan bahwa lubuk larangan atau tradisi bekarang merupakan inkam desa.

Rapison juga menjelaskan, dikatakan lubuk larangan adalah dilarang bagi siapapun untuk mengambil ikan tanpa persetujuan masyarakat banyak. "Kebiasaan berkarang diperuntukkan untuk keperluan masyarakat Desa atau biasanya dilelang adapun pendapatan dari hasil lelang diperuntukkan membeli keperluan masyarakat banyak serta untuk kembali membeli bibit,” terangnya. (jum)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close