Bima Arya Sebut Kasus Zumi Zola Jebakan


Lia Cikita 2018-02-02 19:46:46 Nasional 46 kali

Bima Arya dan Dedie Rachim di KPK (foto: istimewa)

Bogor, Kabar28.com, - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku sedih adanya kasus korupsi yang menimpa Gubernur Jambi Zumi Zola. Wakil Ketua DPD PAN Jawa Barat ini pun berharap agar keadilan dapat ditegakan.

"Sebagai sahabat saya sedih. Ini cobaan musibah luar biasa. Saya harapkan keadilan bisa ditegakan," kata Bima di Balai Kota Bogor, Jumat (2/2/2018).

Menurut Bima, Zumi Zola merupakan teman diskusi dan tempat bertukar pikiran dalam mengelola darah. Selain itu, Zumi juga merupakan pemimpin yang memiliki banyak prestasi mulai dari Bupati Tanjung Jabu Timur, Jambi hingga menjadi Gubernur Jambi.

Bima pun menduga Zumi Zola terjebak dalam penataan birokrasi yang menyeretnya dalam kasus korupsi. "Jebakan (birokrasi) itu ada dimana-mana. Kadang kita tidak tau jebakan dan kadang tidak tahu. Untuk setiap paraf harus hati-hati betul," ungkapnya.

Bima pun mencontohkan, Pemkot Bogor yang telah menerapkan teknologi, juga transaksi non-tunai dalam setiap penentuan kebijakan. Hal tersebut, dianggap ampuh dalam mencegah peluang korupsi.

"Supaya tidak ada masalah berpotensi melawan hukum, karena semuanya sudah terencanakan dan menggunakan teknologi," pungkas Bima.

Sebelumnya, Gubernur Jambi Zumi Zola sempat diperiksa KPK sebagai saksi untuk Asisten Daerah III Pemprov Jambi, Saifydin yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap 'duit ketok' APBD Jambi.

KPK menduga ada 'duit ketok' yang digunakan untuk memuluskan pengesahan APBD 2018. Duit yang diduga berasal dari rekanan Pemprov Jambi ini dimaksudkan agar anggota DPRD Provinsi Jambi menghadiri rapat pengesahan APBD Jambi 2018.

Selain Saifudin, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus korupsi ini yaitu anggota DPRD Jambi Supriono, Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik dan Plt Kadis PU Arfan.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close