DLH Lahat Pastikan PT EEM Langgar Aturan


Arie Perdana Putra 2018-02-02 11:50:04 Lahat 47 kali

Tim turun ke lokasi dan memastikan laporan PT EEM menyalahi aturan

LAHAT, Kabar28.com,- Aktivitas membelah aliran sungai Tais untuk mengaliri limbah yang dilakukan PT EEM (Era Energi Mandiri) di Desa Perangai, Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat dipastikan tidak sesuai prosedur dan menyalahi aturan yang berlaku dalam izin AMDAL.

Hal ini, dipastikan setelah tim yang terdiri dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup), Pemerintah Kecamatan, Polsek dan Koramil Merapi Area Lahat turun ke lokasi dan memastikan laporan yang ada.

Bahkan, warga mendesak agar Pemkab Lahat segera memgambil tindakan tegas karena tidak hanya terkait izin limbah melainkan PT EEM sejak beroperasi belum memberikan ganti rugi terkait lahan operasional yang sebelumnya diklaim sebagai kebun Karet milik warga, bahkan masyarakat desa Perangai akan melakukan penutupan terkait akses tambang PT ERA.

Kabid Lingkungan Hidup DLH Lahat, Lepi Desniati mengatakan, sejak mendapat laporan dari masyarakat DLH langsung memberikan respon dengan turun ke lokasi. Hasil peninjauan di lapangan memang aktivitas membelah aliran sungai Tais yang dilakukan PT EEM tidak sesuai prosedur dan menyalahi aturan, namun untuk sanksi yang diberikan saat ini DLH masih mencari dokumen pendukung.

"Hari ini kita bersama tim telah melakukan kroscek kelapangan dan terkait tuntutan warga kita serahkan sepenuhnya kepada pihak perusahaan yang wajib bertanggung jawab. Begitu juga dengan lahan warga yang belum diganti rugi hal ini merupakan wewenang Distamber Provinsi Sumsel," ujarnya. (jum)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close