Kemungkinan Meletus, Jepang Tingkatkan Status Salah Satu Gunung Berapinya


Lia Cikita 2018-01-30 16:15:24 Internasional 84 kali

Gunung Kusatsu-Shirane di Gunma, Jepang. (Foto: istimewa)

Tokyo, Kabar28.com,  – Pemerintah Jepang kembali menaikkan tingkat peringatan bahaya pada salah satu gunung berapi di wilayahnya pada Selasa, 30 Januari. Tindakan itu diambil hanya berselang sepekan setelah letusan Gunung Berapi Kusatsu –Shirane di Prefektur Gunma menewaskan satu orang dan melukai belasan lainnya.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) menaikkan tingkat peringatan pada Gunung Zao, sekumpulan gunung berapi di utara Jepang. Tingkat bahaya gunung dengan puncak tertinggi 1.841 meter itu dinaikkan menjadi 2 dari sebelumnya 1. Peringatan itu berarti orang-orang diminta untuk tidak pergi ke dekat kawah gunung.

"Ada kemungkinan terjadi letusan berskala kecil," demikian pernyataan dari JMA sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (30/1/2018).

JMA menyatakan telah mendeteksi gerakan kecil di Gunung Zao bersama dengan munculnya tonjolan dari tanah di salah satu wilayahnya. Letusan yang mungkin terjadi dapat melontarkan batu-batu vulkanik sejauh 1,2 kilometer.  

Pengumuman JMA itu dikeluarkan sepekan setelah seorang anggota militer Jepang tewas terkena lontaran batu dari letusan Gunung Kusatsu-Shirane di Gunma. Batu-batu vulkanis dari letusan gunung tersebut juga menghujani para pengunjung resor wisata di bawahnya menyebabkan setidaknya 11 orang mengalami luka-luka.

Seperti juga Gunung Kusatsu-Shirane, Gunung Zao juga merupakan objek wisata populer. Lokasi itu dikenal dengan “monster salju” yang terbentuk dari uap air yang membeku di pohon selama musim dingin. Lereng Gunung Zao ramai dikunjungi oleh para pemain ski pada musim dingin dan pendaki di musim lainnya.

Jepang memiliki 110 gunung berapi aktif dan memonitor 47 di antaranya sepanjang waktu. Pada September 2014, 63 orang terbunuh di Gunung Ontake yang merupakan bencana vulkanik terburuk di Jepang selama hampir 90 tahun.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close