Terkuak, Kronologi Pembunuhan Sadikin Mayat Mengapung di Tanabang


Arie Perdana Putra 2018-01-30 13:02:46 Hukum 289 kali

Ketiga pelaku saat press realease di Mapolres OI

INDRALAYA, Kabar28.com,- Dalam waktu 2x24 jam, jajaran Sat Reskrim Polres Ogan Ilir (OI) dipimpin Plt Kasat Reskrim Polres OI, IPTU Sondi Fraguna berhasil menangkap pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap Ahmad Sadikin bin Mulyaji (15) warga Desa Ulak Segara, Kecamatan Muara Kuang, OI pada Senin (29/1/2018).

Kapolres OI, AKBP Ghazali Ahmad menjelaskan, dua orang pelaku sudah ditangkap di desa Serapek, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

"Karena mencoba melawan petugas menggunakan Celurit saat hendak ditangkap, salah satu pelaku ditembak di kaki kirinya," ujar Kapolres saat press realease, di halaman Mapolres OI, Selasa (30/1/2018).

Lanjut Kapolres, setelah dilakukan pengembangan, petugas kembali menangkap penadah sepeda motor milik korban di kabupaten PALI.

"Berdasarkan pengakuan pelaku, peristiwa ini berawal dari adanya dendam karena korban sudah merusak Hp milik pelaku, namun tidak diganti oleh korban. Akhirnya pelaku memukul korban menggunakan kayu, dan menusuk leher korban menggunakan pisau. Atas perbuatannya pelaku kita jerat dengan pasal 340 KUHP, 338 KUHP dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman mati," pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga Desa Tanah Abang, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir heboh dengan penemuan mayat laki-laki di Sungai Ogan, Sabtu (27/1/2018). Saat ditemukan mayat tersebut dalam keadaan tertelungkup.

Dadang, saksi yang pertama kali menemukan tersebut mengaku dirinya hendak mencari ikan di Sungai Ogan. Secara tak sengaja dirinya melihat sesosok mengapung seperti boneka.

“Karena curiga lalu saya dekati. Dan saat saya dekati merupakan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki,” ujarnya.

Kasubbag Humas Polres Ogan Ilir, AKP Zainalsyah menjelaskan, yang pertama kali menemukan mayat tanpa identitas tersebut adalah dua warga yang hendak beraktifitas mencari ikan di Sungai Ogan.

“Ada dua orang warga Desa Tanah Abang yang hendak mencari ikan, tiba-tiba menemukan mayat itu lalu mereka melaporkan (via telepon) kepada petugas piket Polsek Muara Kuang. Selanjutnya petugas meluncur dan benar didapati sosok mayat itu terapung dengan kondisi tertelungkup,” ujarnya.

Setelah dievakuasi petugas, lanjutnya, di tubuh mayat ini terdapat beberapa bekas luka yang diduga korban pembunuhan.

“Mayat tanpa identitas ini diperkirakan kurang lebih berumur 15 tahun, berjenis kelamin laki-laki, menggunakan pakaian kaos warna hitam serta celana jeans panjang warna biru dongker.”

“Dan di leher korban ditemukan bekas luka gorok, luka tusuk di perut samping kiri satu liang, luka tusuk di bagian dada satu liang dan luka tembak di bagian kening dan tembus ke arah pipi bawah sebelah kanan. Diduga kuat ini merupakan korban pembunuhan,” tutupnya.

Identitas mayat laki-laki yang ditemukan warga mengambang di aliran sungai Ogan, Desa Muara Kuang, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) beberapa waktu lalu akhirnya terungkap.

Mayat yang mengenakan celana jeans itu bernama Ahmad Sadikin bin Mulyaji (15) warga Desa Ulak Segara, Kecamatan Muara Kuang, OI. Pertama kali mayat tersebut ditemukan warga sekitar, Dadang (38) dan Memet (30) pada Sabtu (27/01/2018) sekitar pukul 08.30.Wib.

Informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan meninggal pada Kamis 25 Januari lalu korban berpamitan kepada ibunya, untuk menghadiri takziah di rumah salah satu temanya atas nama Riyan di desa Tanah Abang Kecamatan Muara Kuang.

Korban pergi dari rumah dengan mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja bernomor polisi BG 2349 IJ. Sejak hari itu korban tak pulang ke rumah sebelum akhirnya si temukan warga mengambang di aliran sungai ogan beberapa waktu lalu. (tim)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close