Polisi Jadi Pj Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi: Saya Tak Khawatir


Mutiara Safitri 2018-01-29 13:25:06 Politik 96 kali

Dedi Mulyadi (Foto : istimewa)

Bandung, Kabar28.com,-  Wacana dua jenderal Polri menjadi Penjabat (Pj) gubernur di Jawa Barat (Jabar) dan Sumatera Utara terus bergulir belakangan ini. Dedi Mulyadi yang merupakan bakal calon wakil gubernur Jabar pun memberikan pandangannya menanggapi wacana itu.

Dalam kapasitas sebagai salah seorang kandidat di Pilkada, ia menegaskan tidak punya kekhawatiran jika polisi menjadi Pj Gubernur Jabar.

"Yang pertama adalah kalau dari sisi saya sebagai kandidat, tidak memiliki kekhawatiran apa pun ya terhadap Plt gubernur di Jawa Barat dari kalangan manapun. Itu kalau dari sisi saya sebagai kandidat ya," kata Dedi di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (29/1/2018).

Sementara dari aspek regulasi, ia mengajak hal itu dikaji bersama. Itu karena menurutnya, selama ini situasi di Jawa Barat sangat kondusif.

"Kalau dari aspek regulasi tentunya mari kita lihat dan kaji secara bersama-sama bahwa pemilukada di Jawa Barat itu menurut saya sangat kondusif," ungkapnya.

"Bahkan hari ini tidak ada perguliran isu SARA sekalipun, hanya kecil. Masyarakat Jawa Barat sudah terbiasa mengikuti pemilu dengan baik," jelas Dedi.

Menurutnya, jangankan pilgub yang memiliki resistensi rendah, pilkades pun sejauh ini berjalan lancar. Ia mencontohkan pilkades serentak di Puwakarta yang diikuti sekira 150 desa. Saat itu pilkades berlangsung aman.

"Artinya, masyarakat Jawa Barat masyarakat yang relatif sudah sangat siap berdemokrasi secara baik. Tidak ada hal-hal urgent yang perlu mendapat penyikapan secara berlebihan," tutur Dedi.

Disinggung saat ditegaskan apakah dirinya setuju atau menolak soal wacana polisi menjadi Pj Gubernur, ia kembali memberi jawaban sama.

"Pandangan saya tadi sudah disampaikan, itu pandangan saya. Dari sisi kandidat, saya tidak memiliki kekhawatiran apa pun, Plt mau siapa pun. Yang menentukan itu pilihan publik dan publik Jawa Barat tidak bisa diintervensi siapapun," ucapnya.

"Yang kedua dari aspek regulasi, Plt gubernur kepentingannya untuk apa? Saya katakan kalau kepentingannya untuk keamanan, masyarakat Jawa Barat sudah sangat kondusif, sudah sangat bisa berdemokrasi dengan baik, dan tugas-tugas keamanan selama ini sudah bisa dijalankan dengan baik oleh Kapolda Jawa Barat. Selesai, itu pandangan saya," tandasnya.

Sumber : okezone.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close