Verifikasi Parpol, KPUD Sumsel Bentuk 5 Tim


Arie Perdana Putra 2018-01-28 20:43:18 Politik 90 kali

Bendera Partai Politik

PALEMBANG, Kabar28.com,- Menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap verifikasi faktual 12 Partai politik (Parpol), KPUD Sumsel bentuk 5 tim.

Kelima tim tersebut dalam satu hari melaksanakan tugasnya memverifikasi 12 Parpol pada 28-30 Januari 2018.

Komisioner KPUD Sumsel Ahmad Naafi mengatakan, usai verifikasi kepengurusan DPD KPUD Sumsel akan menyampaikan hasil verifikasi itu kepada 12 DPD pada 31 Januari 2018 mendatang. Lalu dilanjutkan dengan agenda Perbaikan hasil verifikasi oleh Parpol tanggal 1-2 Februari 2018. KPUD Sumsel akan melakukan verifikasi pula terhadap hasil perbaikan pada 3 Februari 2018.

Verifikasi hasil perbaikan ini akan dituangkan dalam berita acara hasil verifikasi oleh KPU Provinsi tanggal 4-5 Februari 2018 mendatang.

"Waktu verifikasi memang lebih singkat dibanding Verfak sebelumnya dan akan berlanjut di Verfak DPC oleh KPU Kabupaten/Kota pada 30 Januari hingga 1 Februari 2018," katanya.

Dijelaskannya, materi verifikasi menyangkut pencocokan nama Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) dalam model F1-Parpol dengan SK DPP. "KSB wajib hadir dan membawa KTA serta KTP saat Verfak, tersebut," jelasnya.

Selain itu Proporsi 30 persen pengurus perempuan akan dicek pemenuhan proporsinya, mencocokkan nama-nama pengurus perempuan dalam model F3-Parpol dengan SK DPP. Jika pengurus perempuan berhalangan hadir, pencocokan nama dilakukan dengan foto copy KTA dan E-KTP yang bersangkutan. Selanjutnya tim Verfak akan mencocokkan domisili dengan Surat Keterangan Domisili dari Lurah/Camat dan kebenaran surat penyataan DPD bahwa kantor digunakan sampai akhir tahapan Pemilu.

"Kelima tim yaitu Aspahani akan melakukan Verifikasi di  Golkar, PKS dan PBB. Ahmad Naafi akan Verifikasi di PPP dan Nasdem, sedangkan Alexander Abdullah melakukan Verifikasi terhadap Partai Demokrat, PAN dan Hanura, sementara Heny Susantih Verifikasi Partai Gerindra dan PKB, lalu Liza Lizuarni Verifiksasi PDIP dan PKPI," pungkasnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close