Jumlah Korban Tewas Akibat Serangan Bom Bunuh Diri di Kabul Bertambah Jadi 95 Orang


Lia Cikita 2018-01-28 20:27:00 Internasional 113 kali

Korban tewas akibat serangan bom bunuh diri di pusat kota Kabul, afghanistan, Sabtu (27/1/2018) bertambah menjadi 95 orang. (foto : istimewa )

Kabul, Kabar28.com - Kementerian Kesehatan Afghanistan menyebutkan jumlah korban tewas akibat  serangan bom bunuh diri dengan mobil di pusat kota Kabul Sabtu (27/1/2018) bertambah menjadi 95 orang.

163 orang dilaporkan luka-luka akibat serangan mematikan tersebut.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Afghanistan Whahid Majroh mengatakan, serangan bom itu terjadi pada pukul 12.50 waktu setempat.

Dijelaskan, sebuah bom yang disembunyikan di ambulans meledak di satu jalan ramai di ibu kota Afghanistan, Kabul.

Serangan kali tersebut sengaja ditujukan kepada warga sipil.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Ahmadzai mengecam keras atas serangan tersebut.

Dia mengatakan organisasi ekstrem tidak mengharapkan adanya kestabilan maupun perdamaian di negeri tersebut, namun mereka pasti mengalami gagal finah.

Taliban mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Menurut sumber dari Kedutaan Besar Tiongkok untuk Afghanistan, tidak ada warga Tiongkok tewas maupun luka-luka dalam serangan kali ini.

Pihaknya telah mengeluarkan peringatan kepada warga Tiongkok di sana agar menghindarkan diri dari daerah ramai di Kabul.

Diberitakan, gumpalan asap terlihat di lokasi ledakan dan bangunan yang berada ratusan meter dari lokasi ikut merasakan getaran yang disebabkan ledakan tersebut.

Ledakan terjadi sepekan setelah serangan di sebuah Hotel Intercontinental di Kabul dimana lebih dari 20 orang terbunuh.
 

PBB Mengecam

Melalui juru bicaranya, Sekjen PBB Antonio Guterres kemarin menyatakan kecaman serius atas serangan ledakan mobil bunuh diri yang terjadi di pusat Kabul, ibukota Afghanistan.

Dalam pernyataannya, Sekjen PBB mengatakan, serangan secara membabi buta yang ditujukan warga sipil adalah tindakan yang dengan berat melanggar hak azasi manusia serta hukum kemanusiaan internasional.

Pelaku serangan kali ini pasti akan dihukum.

Guterres menyampaikan duka cita kepada para korban dan sanak keluarganya, dan berharap yang luka-luka secepatnya sembuh.

Dirinya juga menyatakan dukungan kepada pemerintah Afghanistan beserta rakyatnya.

Sumber : detik.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close