Aswari Sayangkan Peristiwa di Galian C Alang-alang Lebar


Arie Perdana Putra 2018-01-28 06:06:34 Palembang 111 kali

Aswari saat melayat ke rumah korban

PALEMBANG, Kabar28.com,- Bakal Calon Gubernur Sumsel, Aswari Rivai menyayangkan terjadinya peristiwa di galian C, Kecamatan Alang alang Lebar yang menelan korban jiwa dua orang pelajar. Mestinya galian itu diberikan semacam tanda atau peringatan agar masyarakat tidak mendekati lokasi. Hal ini dikatakannya ketika menyambangi kediaman korban, Sabtu (27/1/2018).

Menurut Aswari, pihak yang melakukan penggalian semestinya memberikan peringatan di lokasi agar tidak di dekati oleh warga masyarakat.

"Kami turut berduka  atas musibah ini. Semestinya kejadian ini bisa diatasi kalau ada peringatan dari pihak yang melakukan penggalian di galian C itu. Kami sangat terpukul, dan berharap kedepannya tidak ada kejadian seperti ini lagi," ujar Aswari didampingi oleh Supriyadi orang tua Anaisha.

"Kehadiran saya di sini untuk memberikan semangat kepada keluarga," tambah Aswari.

Sementara itu, Supriyadi orang tua korban Anaisha berharap pihak terkait secepatnya memberikan peringatan tentang bahayanya galian C tersebut, agar tidak ada korban lagi seperti yang dialami oleh anaknya.

"Kami minta secepat mungkin ada peringatan disana supaya tidak ada korban lagi. Sakit ya, memang sakit tapi ya bagaimana, jangan dianggap sepeleh harus diperhatikan soal peringatan itu dari sekarang kalau perlu dipagari," harap Supriyadi.

Untuk kembali diketahui, dua pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tewas tenggelam di kolam bekas galian C di kawasan R Dentjik Aswari, Alang-alang Lebar Palembang, saat sedang asyiknya berselfie dengan dua teman lainnya, Jumat (26/01/2018).

Kedua korban yakni Anaisha Putri Aulia (14) dan Ummu Icitari Kamila Tyas (14). Rumah duka korban Anaisha Putri berada di Lorong Jalak 1 Kelurahan 9 ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

Diketahui, dua pelajar SMK tewas tenggelam tersebut sedang bersama dua temannya yakni Nyayu Siti Fatimah serta Siti Nurhaliza di lokasi kejadian untuk berselfie.

Nahasnya, saat dua korban bersama temannya Fatimah sedang berfoto di pinggiran kolam, ketiganya terpeleset dan jatuh ke dalam kolam. Melihat kejadian itu, Nurhaliza yang hanya duduk menjerit minta tolong.

Beruntung bagi Fatima. Ia berhasil diselamatkan oleh warga sekitar yang melihat kejadian itu. Sedangkan Anaisha dan Ummu tenggelam di kolam bekas galian C tersebut.

Fatimah menuturkan, ia bersama ketiga temannya sengaja mendatangi lokasi untuk berlibur dan berfoto-foto sepulang mereka dari kursus. “Kami kesini untuk refreshing Pak,” tuturnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close