Komisi III Sebut Disdik Pagaralam Tak Langgar Aturan


Arie Perdana Putra 2018-01-27 20:53:12 Pendidikan 102 kali

Rapat antara komisi III dan DPRD Pagaralam

PAGARALAM, Kabar28.com,- Hasil pertemuan Komisi III DPRD Kota Pagaralam, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta sejumlah Kepala Sekolah SD, SMP di Kota Pagaralam, dinyatakan tidak ada pelanggaran. Hal ini terkait adanya libur sehari lantaran semua guru memenuhi undangan pamit akhir masa jabatan Walikota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati Basjuni, beberapa waktu lalu.

Rapat tertutup di ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Pagaralam dihadiri Ketua Komisi III, Pandin Firmansyah, Jenny Sandiyah, Dessy Siska, Abdul Fikrianto, Zifeni Amir, Mgs Toyib Doger, Sahardi, Hj Nurbaiti Rahim, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Marjohan Derah dan Kepala Sekolah SMP serta SD, Sabtu (27/1/2018).

Ketua Komisi III DPRD Kota Pagaralam, Pandin Firmansyah menuturkan, pihaknya telah menelusuri dan mempertanyakan masalah yang ada. Dimana, ada satu hari siswa di Kota Pagaralam libur sekolah lantaran semua guru menghadiri undangan pamitan Walikota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati Basjuni yang masa jabatannya akan berakhir.

"Hal ini sempat dipermasalahkan dan kita meminta dasar hukumnya. Untuk itulah, saat ini‎ hadir seluruh kepala sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pagaralam," ungkapnya.

Dari kesimpulan yang ada, kata Pandin, Komisi III mengambil empat kesimpulan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pagaralam. Pertama, dari Disdikbud tidak ada perintah meliburkan SD dan SMP. Mereka hanya memberikan surat pada 9 Desember 2017 untuk mengundang. Lalu, pada 20 Desember 2017 untuk‎ mengikut sertakan guru.

"Jadi, yang meliburkan sekolah itu kebijakan atau tata tertib MKKS untuk mengambil kesimpulan untuk fakultatif atau belajar di rumah. Hal ini agar siswa tidak berkeliaran," ujarnya.

Ditambahkan Pandin, dasar hukum pemberian fakultatif tersebut berdasarkan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 21 Tahun 2015. Di sini, Komisi III DPRD Pagaralam menyatakan tidak ada pelanggaran.

"Jangan salah asumsi dan berprasangka tidak baik. Ini bukan dari Diknas dan sampai saat ini, tidak ada wali murid yang memprotes dengan masalah ini. Tidak ada pelanggaran sama sekali," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam, Marjohan Derah menuturkan, apa yang didapatkan dari pertemuan dengan Komisi III DPRD Kota Pagaralam sudah jelas. "Kita sudah menjelaskan dan hasilnya sudah didapatkan kesimpulan atau titik terang," tukasnya. (rel)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close