Puting Beliung di Pagaralam, 2 Rumah Rusak Berat


Arie Perdana Putra 2018-01-27 20:30:54 Pagaralam 59 kali

Petugas BPBD Kota Pagaralam bersama warga setempat saat membersihkan pohon yang tumbang akibat angin kencang

PAGARALAM, Kabar28.com,- Angin puting beliung terjadi di Kota Pagaralam. Tak ayal, angin kencang yang terjadi sejak siang hari ini menyebabkan dua rumah Rusak Berat (Ruber) dan satu Rusak Ringan (Ruring) di Kelurahan Selibar, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Sabtu (27/1/2018).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam, Herawadi menuturkan, angin puting beliung melanda Kota Pagaralam, dan saat ini terdata dua rumah warga rusak berat diterpa angin puting beliung dan satu rusak ringan di Dusun Selibar. Namun, dalam keadaan ini tidak ada korban jiwa.

"Musim peralihan seperti sekarang ini berdampak pada derasnya angin di Kota Pagaralam. Memang, pada musimnya angin peralihan cuaca ini kerap terjadi," ungkap Herawadi.

Ditambahkan Kepala Seksi (Kasi) Logistik BPBD, Landri Tarmadi, pihaknya sudah melakukan pengecekan. Dimana, rumah warga yang rusak umumnya pada bagian atap. Kerusakan sudah dilakukan perbaikan dan seng yang masih terpasang diperkuat agar tidak melayang terbawa angin.

"Memang angin yang melanda kali ini cukup kencang. Sudah sepekan ini angin kencang melanda Kota Pagaralam tetapi tidak berdampak serius. Baru kali ini ada dua rumah warga yang rusak berat satu lagi rusak ringan," katanya.

Sementara itu, Camat Pagaralam Utara, Muhlis menuturkan, pihaknya masih melakukan pendataan kerusakan rumah warga yang diterpa angin puting beliung. Kerusakan sudah dilaporkan dan diharapkan bisa mendapatkan bantuan. "Bencana ini sudah kita laporkan," katanya.

Selain rumah warga yang rusak diterpa angin, belasan pohon tumbang diterpa kencangnya angin puting beliung. Pohon tumbang tersebut di jalan Perumnas Guppi, Yaspa Jaya, kawasan Komplek MTQ. Untuk itu, jika angin kencang warga diharapkan tidak berada di bawah pohon.

"Kami sangat takut. Pada saat angin kencang, pohon disepanjang jalan Gunung Gare seperti mau roboh. Untuk itulah, kami cepat-cepat pergi agar tidak ditimpa pohon," ujar Andi (19), pengunjung Villa MTQ. (rel)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close