Kudok Betelogh Senjata Khas Pagaralam


Arie Perdana Putra 2018-01-25 09:12:27 Pagaralam 544 kali

Tugu Kudok Betelogh

PAGARALAM, Kabar28.com,- Kalau berkunjung ke Kota Pagaralam, senjata khasnya adalah Kudok Betelogh (Kudok Betelok) lantaran memiliki bentuk oval, seperti telur pada bagian tajam menjadi buruan wisatawan. Saat ini, ada tugu Kudok Betelogh di objek wisata Dempo Park. Tahukah apa arti Kudok Betelogh bagi masyarakat Besemah pada zaman dahulu?

Senjata khas Besemah cukup banyak seperti Gerahang, Gubang, Siwar, Kudok Betelogh, Pisau, Badik dan lainnya. Namun, yang cukup terkenal, selain Siwar yakni Kudok‎ Betelogh. Kudok Betelogh yang selalu dibawa kemana-mana oleh masyarakat Besemah pada saat itu. Bahkan, untuk mandi di Sungai, Kudok Betelogh tak dilepaskan.

Kudok Betelogh adalah senjata penikam lantaran memiliki ujung yang lancip atau runcing, di bagian tajam berbentuk oval‎. Ukurannya bermacam-macam mulai dari yang besar hingga yang kecil, karena bisa dimasukkan ke dalam saku atau kantong celana. Pada zaman dahulu, Kudok Betelogh selalu terselip dipinggang dan dianggap sebagai denga sanak (saudara laki-laki), endung ‎(ibu), bapang (ayah), ading (adik), kelawai (saudara perempuan) dan keluarga lainnya.

"Kalau bertemu beruang, harimau dan binatang buas lainnya, Kudok Betelogh inilah yang akan menggantikan ayah, ibu, kakak, adik, saudara peremuan dan keluarga lainnya. Mereka tidak bisa menolong kalau sedang sendirian di hutan atau kebun," ungkap Sunanto (89), tokoh masyarakat Pagaralam.

Bagaimana tidak, jelas Sunanto, pada zaman dahulu, Kota Pagaralam masih banyak hutan karena umumnya masyarakat bekerja sebagai petani kopi. Hutan belukar selalu dilalui agar bisa menuju kebun kopi. ‎Binatang buas masih banyak sehingga terkadang tak bisa dihindari.

"Kalau ingin minta tolong dengan keluarga tidaklah mungkin. Kudok Betelogh lah menjadi sahabat dan pengganti mereka," tegasnya.

Saat ini, tambah Sunanto, menggunakan Kudok Betelogh di pinggang dilarang, karena banyak digunakan sebagai senjata untuk hal-hal negatif. "Namun, banyak juga masyarakat yang menggunakan Kudok Betelogh sebagai alat untuk menyembelih ayam saat menolong keluarga yang sedang hajatan. Hal ini berubah seiring perubahan zaman modern seperti sekarang ini," pungkasnya. (app/rel)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close