Pejabat Jangan Diam Diri dan Pasif


Arie Perdana Putra 2018-01-24 08:30:18 Penukal Abab Lematang Ilir 121 kali

Ilustrasi

TALANG UBI, Kabar28.com,- 16 pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) PALI kembali dirotasi. Selain itu, ada juga pejabat yang mengisi jabatan kosong di lingkungan Pemkab PALI.

Untuk pejabat eselon II yang dirotasi diantaranya Raden M Adil, sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) PALI menjadi Asisten II Bidang Perekonomian Setda PALI, Aria Dharmawan sebelumnya Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) PALI kini menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Hukum.

Muhklis Nabil sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PALI kini menjadi Staf Setda Kabupaten PALI dan Irawan Sulaiman yang sebelumnya menjabat Kabag Humas Setda PALI, kini menjadi Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos). Sementara, Sekretaris Dinsos sebelumnya dijabat M Soleh Sumarwan kini menjadi Staf Setda PALI.

Pengambilan sumpah jabatan tersebut dilakukan Sekda PALI, H Robby Kurniawan di Aula Pemkab PALI di Jalan Merdeka Km 10, Kelurahan Handayani Mulya, kemarin.

Sekda menjelaskan, rotasi pejabat di lingkungan Pemkab PALI merupakan hal yang biasa dalam lingkungan kerja, karena hal tersebut ini dilakukan berdasarkan asas evaluasi kinerja, asas dalam rangka promosi dan asas dalam rangka rolling jabatan.

"Hal yang biasa dalam sebuah lingkungan kerja. Mungkin orang tersebut tidak pas di jabatan yang lama, namun pas di jabatan yang baru," terangnya.

Mantan Pj Bupati OKU Selatan ini menyebutkan, bisa saja adanya rotasi jabatan tersebut disebabkan lantaran kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum bisa mencapai target.

"Bisa saja menyangkut kinerja ASN yang belum mencapai target, sehingga bisa jadi pimpinan belum puas terhadap kinerja mereka (Kepala OPD) dan dievaluasi berdasarkan Undang-Undang No 5 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah (PP) 11," jelasnya.

Untuk itu, kepada pejabat yang baru dilantik, Sekda berpesan agar tidak berdiam dan diri pasif, hanya menerima. Namun, harus membuat program yang jelas dan bisa membangun daerah.

"Program-programnya jelas, jadi kepala OPD tidak hanya berdiam diri. Jangan pasif dan hanya menerima, harus membangun sinergitas dengan instansi dan pemprov Sumsel sambil mencari peluang untuk bisa membangun kabupaten PALI," tandasnya. (man)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close