Sumur Ditutup, Warga Nganggur


Arie Perdana Putra 2018-01-24 08:10:58 Ekonomi 71 kali

Rapat pembahasan pasca penutupan sumur ilegal

SEKAYU, Kabar28.com,-Penutupan sumur minyak yang dilakukan PT Pertamina EP Aset 1 Field Ramba, di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba masih menimbulkan permasalahan.

Puluhan warga yang sebelumnya melakukan penambangan di sumur-sumur minyak tua milik PT Pertamina tersebut, hingga kini belum memiliki pekerjaan dan kehilangan mata pencaharian sehari-hari.

“Tentunya kita berharap pemerintah dan pihak berwenang lainnya menyikapi langkah kedepan atau memiliki solusi untuk masyarakat,” ujar salah satu perwakilan penambang, Rusli, usai menghadiri rapat pembahasan pasca penutupan 17 sumur minyak ilegal di Kabupaten Muba, kemarin.

Selama ini, sambung dia, sejumlah masyarakat menggantungkan hidup dari pengelolaan sumur minyak. Lantaran ditutup masyarakat kehilangan pendapatan dan hingga kini belum tahu harus mencari nafkah dimana.

“Setelah sumur ditutup tolong pikirkan kami, carikan kami pekerjaan karena tuntutan kehidupan kami kedepan, jangan biarkan kami begitu saja,” terang dia.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Apriyadi mengatakan, terdapat satu solusi untuk tetap memberdayakan masyarakat yakni dengan cara melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sumur minyak melalui kerjasama PT Pertamina EP, SKK Migas dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Petro Muba.

Namun, untuk mewujudkan kerjasama tersebut, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, diantaranya rekomendasi dari Kementerian ESDM.

“Kita berharap masyarakat tetap diberdayakan, sehingga masyarakat dapat pekerjaan, negara juga memperoleh pendapatan. Mudah-mudahan keputusan akhir serta izin dari Kementrian ESDM secepatnya keluar,” kata Apriyadi.

Kabid Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dinas ESDM Provinsi Sumsel, Ariansyah menambahkan, pihaknya akan menggelar rapat lanjutan bersama PT Pertamina EP, SKK Migas, dan PT Petro Muba dan perwakilan Kementerian ESDM terkait pembahasan upaya kerjasama yang melibatkan masyarakat.

“Dari hasil rapat tadi, pihak Kementerian ESDM sudah memberikan arahan dan solusi untuk pengelolaan sumur minyak yang berada di WKP. Nantinya hasil rapat internal, akan mencapai suatu keputusan. Secepatnya, saya akan beri tahukan kepada Sekda Muba, makanya diharapkan warga harap bersabar,” tandasnya. (app/rel)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close