Maju Pilkada, 6 Anggota Dewan Sumsel Harus Mengundurkan Diri


Arie Perdana Putra 2018-01-19 22:00:05 Politik 97 kali

Sek DPRD Sumsel Ramadhan S Basyeban

PALEMBANG, Kabar28.com,- Sesuai surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri nomor 270/313/OTDA, bagi anggota DPRD dan ASN yang mencalonkan diri pada pilkada maka yang bersangkutan harus membuat surat pernyataan pengunduran diri terhitung sejak yang bersangkutan ditetapkan sebagai pasangan calon sebagaimana ketentuan pasal 7 ayat (2) huruf s dan huruf t undang-undang nomor 10 tahun 2016.

Hal diatas diungkapkan langsung oleh Sekretaris DPRD (Sekwan) Sumsel Ramadhan S Basyeban.

Menurut Ramadhan, ada enam anggota DPRD Sumsel bakal tak lagi menerima gaji andai enam nama wakil rakyat yang maju pada pilkada serentak 2018 ditetapkan KPU sebagai pasangan calon kepala daerah. 

Masih kata Sekwan, surat pernyataan pengunduran diri tersebut tidak dapat ditarik kembali dan digunakan sebagai syarat pencalonan serta dilampirkan pada saat pendaftaran sebagaimana ketentuan pasal 4 dan pasal 42 PKPU nomor 3 tahun 2017. 

Setelah ditetapkan sebagai pasangan calon kepala daerah hak keuangan yang bersangkutan sebagai anggota DPRD dan ASN dihentikan sejak ditetapkan sebagai pasangan calon oleh KPU Provinsi/Kabupaten/Kota. 

"Artinya setelah ditetapkan oleh KPU sebagai pasangan calon pada 12 Februari nanti maka gaji mereka dihentikan termasuk fasilitas yang diterima selama ini," terang Ramadhan.

Seperti yang diketahui sebelumnya, ada enam nama wakil rakyat di DPRD Sumsel yang maju pada pilkada serentak 2018, ke enamnya yakni Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda, Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopran Marjani, dan empat anggota DPRD Sumsel, Joncik Muhammad, Yulius Maulana, Arkoni MD dan Ahmad Yani. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close