Diduga Ijazah Palsu, Mawardi : Anjing Menggonggong Kafilah Tetap Berlalu


Arie Perdana Putra 2018-01-19 17:35:33 Politik 181 kali

Mawardi Yahya

PALEMBANG, Kabar28.com,- Bakal Calon Wakil Gubernur Sumsel, H. Mawardi Yahya menilai fitnah terkait ijazah palsu kepada dirinya merupakan bentuk black  campaign yang sengaja dihembuskan oleh lawan politik. Selain itu juga sebagai bentuk pembunuhan karakter dirinya.

Hal tersebut diungkapkannya menanggapi adanya aksi demo terkait ijazah palsu. Menurut mantan Bupati Ogan Ilir dua periode ini, tuduhan dan fitnah ijasah palsu dinilai untuk melemahkan dirinya di mata masyarakat.

"Kalau mau tahu tentang ijazah saya, silahkan ditanyakan ke Diknas Sumsel,” katanya.

Mawardi menambahkan, dirinya pernah dua kali menjadi Ketua DPRD, dua kali menjadi Bupati Ogan Ilir dan ijazahnya selalu diverifikasi oleh Diknas Sumsel dan dinyatakan tidak ada masalah.

"Masyarakat Sumsel tidak bisa dibodohi lagi karena masyarakat Sumsel sudah cerdas, biarlah anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu,” katanya.

Sebelumnya, puluhan  orang yang menamakan diri Aliansi Pemuda Sriwijaya (AMS) menggelar aksi demo di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Kawasan Jakabaring Palembang, Kamis (18/1), diduga ijasah palsu yang dilampirkan saat mendaftar di KPU Sumsel beberapa waktu lalu. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close