Diberhentikan Dari Golkar Mawardi Santai


Arie Perdana Putra 2018-01-17 18:25:08 Politik 142 kali

Mawardi Yahya, (foto : Ardhy)

PALEMBANG, Kabar28.com,- Bakal Calon Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, santai menyikapi pemberhentian dirinya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ogan Ilir (OI). Sebab, ia telah mengetahui konsekuensinya dari awal ketika dirinya memutuskan maju dalam Pilgub tahun 2018 ini dengan diusung oleh Partai lain. Dirinya juga meyakinkan jika dukungan Partai Hanura terhadapnya akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

"Yang pasti tidak kaget lagilah, saya sudah tahu resikonyo. Dan memang sudah sesuai aturan Partai jika tidak bisa memenangkan jagoannya dalam Pilkada akan seperti itu, apalagi saya mencalonkan diri sebagai Wagub Sumsel, sementara Golkar lebih memilih mencalonkan kandidat lain, hal itu sudah pasti terjadi," ujar Mawardi Yahya saat dibincangi, Rabu (17/1/2018).

Untuk surat pemberhentian juga sambung Mawardi, telah ia terima. Sedangkan ketika disinggung apakah akan juga keluar dari Golkar, dirinya belum dapat memastikan hal tersebut. "Nanti itu urusannya, yang pasti saat ini saya sudah memutuskan maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023," jelasnya.

Sementara itu, adanya pemberitaan mengenai penarikan dukungan Partai Hanura Sumsel kepada dirinya dan Herman Deru untuk maju Pilgub Sumsel, dirinya meyakini tidak akan terjadi. Sebab, dukungan yang ia dapatkan langsung dari DPP Hanura dengan sah ditandatangani oleh Ketua Umum Hanura.

"Saya tidak mau mencampuri urusan internal orang lain (partai Hanura), yang jelas dukungan itu telah ada ke kami berdua (Herman Deru-Mawardi Yahya), dan itu sudah sah serta sesuai peraturan PKPU No 3 tahun 2017, pasal 6 butir 5 setelah mendaftarkan ke KPU itu sendiri tidak akan dapat ditarik kembali dukungan tersebut karena tetap sah sebagai bentuk dukungan," tutupnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close