Kejari PALI Masih Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana Desa


Arie Perdana Putra 2018-01-15 17:00:31 Penukal Abab Lematang Ilir 295 kali

Ilustrasi

TALANG UBI, Kabar28.com,- Penyelidik Kejaksaan Negeri (Kejari) PALI masih menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan penggunaan dana desa di Desa Semangus, Kabupaten PALI tahun anggaran 2017.

Saat ini, kejaksaan masih menunggu laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana desa tahap II sebesar 40 persen terhadap penggunaan dana desa selama tahun 2017 tersebut.

Tim Penyelidik Kejari PALI, Radityo Wisnu Aji menjelaskan, saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Karena, anggaran dana desa 2017 yang diterima kejaksaan baru 60 persen. Sementara sisanya masih dalam penyelesaian.

“Meskipun laporan pengaduan yang kami terima hanya satu yakni adanya dugaan penyimpangan dana dalam pembuatan jalan. Tapi dalam pemeriksaan, seluruh LPJ selama satu tahun diperiksa. Sehingga, bisa jadi penyimpangan tersebut tidak hanya pada dugaan kasus tersebut,” jelasnya.

Ia menerangkan, pihaknya masih dalam pengumpulan bukti-bukti dan pemanggilan saksi-saksi seperti pendamping desa, perangkat desa, BPD dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

“Kita belum bisa menyimpulkan status kasus itu saat ini, karena masih dalam proses penyelidikan dan meminta keterangan para saksi, terlapor. Tunggu saja hasilnya,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Semangus Ujang Suyadi membenarkan bahwa dirinya telah dipanggil oleh Kejari terkait adanya laporan dugaan penyelewangan dana desa di wilayahnya.

“Sudah dipanggil, kita cuma menjelaskan, sudah selesai semuanya. Nanti kita tinggal mengantarkan laporannya saja, tidak ada masalah, semoga aman-aman saja di desa kita,” ujarnya.

Untuk diketahui pada 20 Desember 2017 lalu, Kejari PALI memanggil Kades Semangus untuk dimintai keterangan mengenai adanya dugaan penyimpangan pembangunan jalan di desa setempat tahun anggaran 2017. (old)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close