Kasus Lahan Fiktif IP 200, Kejari Banyuasin Tahan Ketua Gapoktan


Arie Perdana Putra 2018-01-12 10:45:17 Banyuasin 287 kali

Ilustrasi

PANGKALAN BALAI, Kabar28.com,- Sodirin, Ketua Gapoktan Jalur Makmur Desa Jalur Mulya, Kecamatan Muara Sugihan resmi jadi tahanan Kejari Banyuasin. Kajari Banyuasin, La Kamis menjelaskan, ketua Gapoktan Jalur Makmur sudah dilakukan penahanan terkait dugaan lahan fiktif program IP 200.

''Siapa saja terlibat dalam masalah ini kita belum bisa menjelaskan, namun masalah ini tidak mungkin dikerjakan sendiri, pasti ada keterkaitan dengan orang lain juga, untuk lebih detail silahkan tanya ke Kasi Pidsus,'' jelasnya. Kasi Pidsus, Andra Kurniawan menjelaskan, kasus IP 200 ini sudah masuk ke tahap penyidikan dan setelah memeriksa saksi baru ada penetapan tersangka.

“Kita sedang melakukan penyidikan kepada PPK dan tim teknis Dinas Pertanian Banyuasin, sejauh ini sudah 12 orang sanksi yang kita periksa termasuk mereka berdua. Selain pengumpulan data, kita juga tengah memohon bantuan kepada BPKP untuk memeriksa berapa besar kerugian negara dan setelah dapat hasil, serta bukti-bukti sudah mencukupi barulah kita akan tetapkan tersangka lainya, pemeriksaan saksi sebanyak 12 orang tersebut terdiri dari 10 ketua Gapoktan dan 2 dari dinas yang membidangi, tahap penyidikan ini juga baru berjalan selama dua bulan,mereka baru kita kenakan sebagai saksi,'' katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dana bantuan langsung Kementerian Pertanian RI untuk Gapoktan di Kabupaten Banyuasin program IP 200 sudah masuk ke tahap penyidikan, 2 pejabat dari Dinas Pertanian setempat berinisial SM selaku Tim Teknis, serta CH sebagai Ketua Panitia Pelaksanaan Kegiatan (PPK) dalam kegiatan pengembangan Rawa Pasang Surut atau yang dikenal dengan IP 200 di desa Jalur Mulia, kecamatan Muara Sugihan sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Kejari Banyuasin, Jum’at (08/12/2017). (app/rel)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close