Sidang Cerai Perdana Digelar 31 Januari, Pengacara akan Temui Ahok


Mutiara Safitri 2018-01-11 14:44:43 Nasional 75 kali

Ahok dan Veronica (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,-   Sidang perdana gugatan cerai Ahok terhadap istrinya Veronica Tan digelar Rabu 31 Januari 2018 di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut). Pihak pengacara akan menemui Ahok untuk berdiskusi.

Pengacara Ahok, Josefina Agatha Syukur, mengatakan hingga pukul 14.00 WIB ini dirinya belum menerima surat panggilan sidang perdana untuk kliennya. Meski begitu, dia sudah mengetahui dari media bahwa jadwal sidang perdana sudah ditetapkan Rabu, 31 Januari 2018.

Menurut Josefina, jika jadwal sidang perdana sudah ditetapkan, dirinya akan menemui Ahok terlebih dahulu di rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk berdiskusi.

"Saya baru rencana minggu ini, saya pasti ke sana (menemui Ahok di Mako Brimob-red). Mungkin baru Senin (15/1) bisa dapat kabar," kata Josefina.

Josefina mengaku belum bisa memberi tahu kapan tepatnya dirinya akan datang menemui Ahok di Mako Brimob. "Nanti lah. Nanti saya kabari kalau sudah pulang," ujarnya singkat.

Agenda sidang perdana nantinya akan diawali dengan mediasi. Pihak penggugat dan tergugat bisa menunjuk mediator dari luar atau dari pihak PN Jakut. Josefina sendiri memberi sinyal jika Ahok tidak akan hadir di sidang perdana.

"Biasanya (penggugat) jarang hadir kalau pertama, karena pertama itu kan baru tentukan mediatornya. Biasanya memang begitu," ucap Josefina. Dia sendiri mengaku belum tahu apakah Ahok nantinya akan menunjuk mediator sendiri atau menggunakan mediator dari PN Jakut. "Belum ada pembicaraan dengan Pak Ahok. Nanti akan dibicarakan," ujarnya.

Ahok melalui pengacaranya mengajukan gugatan cerai pada Jumat (5/1) pekan lalu di PN Jakut. Ahok dan Vero menikah pada 6 September 1997. Keduanya dikaruniai tiga orang anak, yaitu Nicholas Sean Purnama, Nathania Purnama dan Daud Albeener Purnama. 

Ahok hingga saat ini masih ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Bekas Gubernur DKI Jakarta ini masih menjalani masa hukuman 2 tahun penjara setelah dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama karena pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. 

Sumber : detik.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close