50 Dokter Spesialis RSHS Bandung Siap Periksa Bakal Calon pada Pilkada 2018 di Jabar


Lia Cikita 2018-01-10 19:43:08 Nasional 31 kali

Direktur Medik dan Keperawatan RSHS Bandung dr Nucki Nursjamsi (kiri) dan Komda KIPI Prof dr Kusnandi Rusmil tengah menjelaskan persiapan sarana prasarana jelang pemeriksaan kesehatan bakal Pasangan calon Pilkada 2018 di Jawa Barat(Foto: isti mewa)

Bandung, Kabar28.com, - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menyiapkan 130 tenaga medis dalam pemeriksaan kesehatan  bakal pasangan calon (paslon) Pilkada 2018. Pemeriksaan rencananya dilakukan pada Kamis (11/1/2018) besok.

"Kita siapkan 130 orang dengan tenaga lain. Itu termasuk 50 dokter spesialis dengan 10 bidang yakni saluran pencernaan, penyakit dalam, jantung, paru-paru, bedah nurologi, kesehatan jiwa, mata, dan THT," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSHS Bandung, dr Nucki Nursjamsi yang ditemui di RSHS Bandung, Kota Bandung, Rabu (10/1/2018).

Secara umum, pemeriksaan meliputi tiga hal, yakni kesehatan umum dilakukan oleh dokter spesialis, tes narkoba dilakukan oleh BNN dan IDI, sedang untuk kesehatan mental psikologi dilakukan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi).

Menurutnya, pemeriksaan bakal dilakukan dari tanggal 11 sampai 15 Januari 2018. Nantinya setiap paslon akan menghabiskan waktu 5 hingga 6 jam.

"Seharinya pemeriksaan bakal dilakukan dari pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB. Itu kalau paslon tidak telat," katanya.

Pada hari pertama, katanya, pemeriksaan akan dilakukan pada bakal paslon gubernur dan wakil gubernur. Pemeriksaan akan dituntaskan pada satu hari itu.

"Iya karena hanya ada delapan orang (empat paslon). Karena jumlahnya sedikit, jadi didahulukan karena aspek pengaturan lebih mudah," katanya.

Sementara persiapan saran prasarana, Nucki mengatakan telah selesai dilakukan.

"Tadi terakhir gladi bersih dihadiri kapolda Jabar, KPU dan IDI, semua hadir sekaligus mengecek kesiapan sarana dan prasarana sistem dan orangnya," jelasnya.

Ada dua tempat yang disediakan RSHS, yakni di gedung FK Unpad di Jalan Eyckman dan gedung RSHS sebelahnya.

"Ada dua tempat, satu di gedung FK Unpad yang dipakai di lantai dua, sebelah lagi di RSHS rawat inap swasta lantai lobi dan lantai 4. Ada 11 hingga 15 kamar terpaksa kita siagakan untuk ini," paparnya.

Sumber : kompas.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close