Ngaku Khilaf, Warga Penukal Ini Perkosa Anak Bawah Umur


Arie Perdana Putra 2018-01-10 16:29:07 Penukal Abab Lematang Ilir 30 kali

Tersangka pakai baju hijau kuning, (foto : ist)

TALANG UBI,Kabar28.com,- Apriansyah (29) warga Desa Mangku Negara, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI terpaksa mendekam dalam hotel prodeo dalam waktu yang lama.

Dia diduga terlibat kasus tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur dan dijerat pasal 81 UU No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Kejadian pemerkosan itu, terjadi pada Kamis 17 September 2015 lalu sekitar pukul 08.30, bermula Bunga (16) nama samaran sedang mandi di rumah tersangka. Tiba-tiba datang tersangka dari arah belakang korban dan langsung menyekap korban dengan menggunakan tangan.

Selanjutnya tersangka langsung membawa korban ke dalam kamar dan langsung menyetubuhi korban, lalu tersangka mengancam korban dengan menggunakan sebilah pisau agar tak menceritakan perbuatan keji itu kepada orang lain.

Kasubbag Humas Polres Muara Enim AKP Arsyad membenarkan penangkapan tersangka berdasarkan nomor Lp/ B-233/X/2015/sumsel/sek.p.abab, tanggal 28 Oktober 2015, tentang pemerkosaan terhadap anak bawah umur.

"Dia ditangkap Senin (8/1) sekitar pukul 13.30 saat berada di hajatan di Desa Babat tanpa ada perlawanan. Dari pengakuan pelaku ia menyesal melakukan perbuat keji itu, dan memohon maaf kepada korban dan keluarganya," ucapnya.

Dijelaskannya kejadian itu, terjadi pada akhir tahun 2015 lalu. Namun, ditangkap pada awal tahun 2018 ini.

"Pelaku dijerat pasal Pasal 81 UU No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara," jelas Iptu Acep YS.

Sementara sang tersangka mengaku kepada petugas khilaf atas perbuatan yang sudah dilakukannya.
"Aku khilaf melakukan itu dan mohon maaf," singkat Apriasyah. (man)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close