KPK Panggil Menkumham Yasonna Terkait Korupsi E-KTP


Mutiara Safitri 2018-01-10 10:21:28 Nasional 82 kali

Yasonna Laoly (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,-  Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriks‎aan terhadap Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusi (Menkumham), Yasonna Hamonganan Laoly, pada hari ini.

Sedianya, Yasonna akan diperiksa dalam‎ kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2013 untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ASS (Anang Sugiana Sudihardjo)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (10/1/2018).

Nama Yasonna sempat muncul dalam dakwaan Irman dan Sugiharto sebagai pihak yang diduga diperkaya. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut disebut kecipratan uang panas sebesar 84 ribu Dollar Amerika Serikat.

Namun demikian, mantan anggota Komisi II DPR RI itu membantah menerima ‎dan menikmati uang panas proyek e-KTP. Nama Yasonna sempat kembali ramai muncul dipublik setelah KPK dituding sengaja menghilangkan sejumlah nama dalam dua dakwaan e-KTP.

KPK membantah sengaja menghilangkan sejumlah pihak-pihak yang diduga menerima aliran uang panas e-KTP. Hanya saja, KPK sedang mengelompokkan tiga bagian kluster sebagai pihak yang diduga menerima uang korupsi e-KTP.

Sejauh ini, KPK baru menjerat enam orang dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2013. Keenam orang tersebut, yaitu Irman; Sugiharto; Andi Agustinus alias Andi Narogong; Markus Nari; Anang Sugiana Sudihardjo; dan Setya Novanto.

Dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto serta pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong sudah divonis terbukti bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Kemudian, untuk Setya Novanto ‎masih dalam proses persidangan.

Sementara itu, Anang Sugiana Sudihardjo dan Markus Nari masih dalam proses penyidikan di KPK. Keenamnya diduga secara bersama-sama melakukan perbuatan tindak pidana korupsi proyek e-KTP yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

Sumber : okezone.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close