Agar Lingkungan Tak Tercemar, DLH Pagaralam Lakukan Ini


Arie Perdana Putra 2018-01-05 12:38:44 Pagaralam 104 kali

Ilustrasi

PAGARALAM, Kabar28.com,- Agar pelaku industri mampu mengolah limbah dan tak mencemarkan lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pagaralam sudah menerbitkan 293 Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) sepanjang 2017.

‎Kepala Bidang (Kabid) Penataan Perlindungan, Pengelolaan Lingkungan Hidup (P4LH), Bonsen Hendi menuturkan, di tahun 2017 penerbitan SPPL meningkat jika dibandingkan tahun 2016 lalu hanya 181 SPPL yang diterbitkan.

“Sudah selayaknya jika pelaku industri mampu mengelola limbah. Pencemaran dapat merusak lingkungan jika tidak ditanggulangi. Untuk itulah pelaku industri harus memiliki SPPL,” ujarnya.

Masih dikatakan dia, penerbitan izin lingkungan ini sebagai kontrol dari Dinas Lingkungan Hidup terhadap dampak yang ditimbulkan dari aktivitas usaha industri yang ada di Kota Pagaralam. Sebagian industri dinilai masih menghasikan limbah yang berdampak terhadap pencemaran.

“Adapun usaha industri yang wajib mengantongi SPPL ini meliputi usaha perbengkelan, penjualan suku cadang kendaraan, agen LPG, lembaga pendidikan/kursus, praktik kesehatan (dokter atau bidan), klinik rawat jalan, usaha gunting rambut, lesehan, wisma ataupun penginapan, kos - kosan, travel dan pabrik,” bebernya.

Mengenai pengawasan di lapangan, kata Bonsen, tetap dilakukan pengawasan secara berkala oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagaralam. Sebab, jika tak dilakukan monitoring dikhawatirkan bisa berdampak terjadinya pencemaran lingkungan.

“Untuk pengurusan SPPL ini, syaratnya tidak rumit. Dengan dua lembar materai Rp6.000, fotokopi KTP pemohon atau yang bersangkutan kemudian mengisi formulir. Bagi pemohon yang sudah diterbitkan izin lingkungannya akan kita berikan stiker sebagai bukti sudah mengurus izin lingkungan atas usaha mereka,” tegasnya. (app/rel)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close