Dicari! Sketsa 4 Terduga Pelaku Teror Novel Disebar ke Polda-polda


Lia Cikita 2018-01-04 20:17:25 Nasional 66 kali

Sketsa wajah terduga pelaku penyiraman kepada penyidik KPK Novel Baswedan (Foto: istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,  - Polda Metro Jaya telah mengambil sketsa wajah terduga pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Berdasarkan keterangan para saksi, hasil sketsa membuahkan 4 wajah pria yang diduga sebagai pelakunya.

Keempat pria yang belum diketahui identitasnya itu kini masuk dalam pencarian orang (DPO). Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengatakan sketsa wajah keempat terduga pelaku itu telah disebar ke Polda-polda.

"Iya betul. Itu sudah dikirim ke wilayah-wilayah untuk disebar ke publik," ujar Idham saat dihubungi , Kamis (4/1/2018).

"Tujuannya, dari sketsa ini bila ada yang mengetahui orang yang terduga terlibat kasus Novel dengan ciri-ciri seperti di atas agar menginformasikan ke Polda Metro Jaya," kata Nico.
Nico menambahkan, status keempat orang itu masih sebagai terduga pelaku. Selanjutnya, setelah orang tersebut diketahui identitasnya, polisi akan melakukan pencarian.
Idham menyampaikan, pihaknya menyebarkan sketa tersebut dengan harapan masyarakat yang mengetahui identitas terduga pelaku bisa memberikan informasi ke polisi. Hal ini juga dilakukan sebagai bentuk keseriusan Polri dalam mengungkap kasus tersebut.

"Artinya kami serius dalam mengungkap kasus ini, sehingga sketsa yang ada kami sebar agar masyarakat memberikan informasi ke pihak kepolisian terkait orang-orang tersebut," papar Idham.

Secara terpisah, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan sketsa itu telah disebar sejak diumumkan di KPK beberapa waktu lalu.


"Untuk selanjutnya didengar keterangannya di Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kami cantumkan hotline juga di nomor 0813-9884-4474," kata Nico.

Kondisi terakhir pemulihan Novel, dia mengaku sudah ada perkembangan mata yang sakit dialaminya. Salah satunya mata kanan bisa membaca tulisan dalam handphone jika memakai hardlens dan kacamata baca.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan sketsa itu telah disebar ke Polda-Polda lain. Bahkan polisi juga telah menerima ribuan penelepon dan pengirim SMS melalui hotline tersebut, namun belum ada informasi yang cukup signifikan.

"Ini kita sebar, disarankan masuk hotline. Untuk memudahkan pencarian diduga pelaku penyiraman. Sudah disebar ke Polda-Polda lain juga," tutur Argo.

Novel Baswedan mengalami teror penyiraman air keras pada 11 April 2017 seusai melaksanakan salat subuh di masjid dekat kediamannya. Sejak saat itu, Novel berada di Singapura untuk menjalani perawatan terhadap kedua matanya yang terluka akibat air keras.

Saat ini dia tengah menunggu operasi tahap dua untuk matanya. Operasi tersebut tindak lanjut operasi tahap pertama yang dilakukan dokter di salah satu Rumah Sakit di Singapura.

Novel mengatakan rencana operasi tersebut sedianya akan dilakukan dokter pada akhir Januari 2018. Selain itu, selaput mata kiri sudah mengalami pertumbuhan setelah dioperasi.

Sumber : detiknews.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close