Polresta Palembang Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu Asal Jakarta


Arie Perdana Putra 2018-01-04 19:10:02 Palembang 103 kali

Kapolresta Palembang saat gelar perkara, (foto : Ardhy)

PALEMBANG, Kabar28.com,- Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang kembali menggagalkan peredaran tiga kilogram sabu asal Jakarta pada Jum'at (28/12/2017) lalu.

"Tersangka berinisial F yang merupakan salah satu karyawan asuransi. Tersangka merupakan jaringan lintas provinsi yang sedang kami cari. Karena sewaktu penangkapan tersangka terus melakukan perlawanan, terpaksa kami berikan tindakan tegas dengan dua butir peluru di kedua kakinya," tegas Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono saat gelar perkara, Kamis (04/01/2018) sore.

Berbagai upaya dilakukan anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta untuk menekan peredaran narkoba, namun para pemain narkoba seakan tidak kehilangan akal untuk mencoba jalan baru agar tidak tertangkap polisi.

"Oleh karena itu, sampai sekarang kami masih terus lakukan pencegahan, dengan melakukan razia di jalan dan hunting. Bila menemukan orang yang mencurigakan, akan diperiksa dan geledah. Selain itu, kita juga lakukan penyelidikan lebih jauh tentang jaringan peredaran gelap narkotika di kota Palembang ini," ungkapnya.

Fernandes (35) warga Jalan Masjid Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako digerbek Unit IV Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang. Dari kediaman tersangka, petugas turut menyita satu tas koper berisi tiga kilogram sabu yang dipecah menjadi tiga bungkus, dengan masing-masing berukuran satu kilogram. Tak hanya itu, petugas juga menyita satu timbangan digital dan satu unit handphone untuk penyelidikan lebih lanjut.

Tersangka yang mengaku kalau barang yang dibawanya ini hanya sekedar titipan agar menerima upah, maka dengan itu pelaku terancam dengan hukuman penjara minimal enam tahun atau hukuman mati, sebagaimana penyidik menjerat tersangka dengan pasal 114 ayat (2) dan 112 ayat (2) Undang Undang Narkoba Nomor 35 Tahun 2009. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close