Cerita di Balik Terbentuknya Elek Yo Band, Grup Musik Kabinet Jokowi...


Lia Cikita 2018-01-03 19:10:20 Nasional 61 kali

Elek Yo Band, band para menteri Kabinet Kerja RI.(Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com - Elek Yo Band, grup musik bentukan sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja, mendapatkan apresiasi dari Presiden Joko Widodo. Apresiasi disampaikan Jokowi saat membuka rapat kabinet paripurna pada Rabu (3/1/2018) hari ini.

Lalu, bagaimana cerita terciptanya Elek Yo Band ini?

"Itu dadakan saja karena Pak Pratikno (Mensesneg) mantu itu kan. Terus beliau, Pak Pratik minta, 'Ini kalau menteri-menteri bisa tampil, keren nih'. Ya sudah, akhirnya kami latihan lah," kata Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, gitaris sekaligus vokalis Elek Yo Band.

Hanif mengatakan, Elek Yo Band dua kali latihan sebelum tampil di resepsi pernikahan putri Pratikno di Yogyakarta beberapa waktu lalu. Elek Yo Band juga sempat melakukan gladi resik satu kali sebelum tampil di atas panggung."Jadi totalnya tiga kali. Dua kali di Jakarta, satu kalinya di Yogya," kata Hanif.

Hanif bersama para menteri lain sampai menyewa studio untuk latihan. Latihan dilakukan setelah para menteri selesai melakukan rapat kabinet di Istana Bogor.

"Ingat enggak waktu rapat kabinet terakhir di Bogor itu? Nah itukan malam selesainya. Selesai rapat itu sudah sekitar pukul 07.00 malam. Nah habis selesai rapat, kami itu langsung ke studio. Nah sekitar pukul 09.00 malam kami latihan itu," kata Hanif.

Total, ada empat lagu yang dibawakan Elek Yo Band dalam acara pernikahan putri Pratikno, yaitu "Ku Tak Bisa" dan "Balikin" dari Slank, "Bento" dari Iwan Fals, serta "Rumah Kita" dari God Bless.

Khusus lagu Slank dan Iwan Fals, itu adalah permintaan langsung dari Presiden Jokowi.

"'Balikin', sama 'Bento'. Beliau minta itu," kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Selain Hanif, personil Elek Yo Band ini yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono pada drum, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf pada keyboard, serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada gitar akustik dan vokal.

Ada pula Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki pada vokal.

"Sebenarnya, Bu Menlu mau menyanyi 'Terajana', lagu dangdut, tapi karena keburu dipanggil untuk foto, enggak jadi," kata Hanif.

Hanif mengatakan, pembentukan Elek Yo Band ini sebenarnya hanya keisengan dari para menteri. Namun di balik itu, juga bisa menjadi sarana menteri untuk berkumpul dan menjaga kekompakan.

Hanif mengaku sudah banyak yang menawari Elek Yo Band manggung.

"Banyak. Beberapa TV sudah minta, juga ada media mau ulang tahun mengundang kami. Saya enggak sebut dulu. Kawinan pasti. Tadi Pak Wapres juga bilang, 'Ini saya mau ngawinin kemenakan ini'," kata Hanif tertawa.

Saat ditanya apakah Elek Yo Band akan dijadikan pekerjaan sampingan, Hanif menjawab bahwa hal itu diserahkan kepada manajernya saja, dalam hal ini adalah Presiden.

Saat ditanya tarif sekali manggung, Hanif berkelakar Elek Yo Band akan memasang tarif mahal.

"Kami mahalin saja biar enggak sering-sering diundang. Kalau sering-sering diundang lama-lama enggak kerja," seloroh Hanif.

 

Sumber : Kompas.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close