Mengenal Badan Siber dan Sandi Negara yang Dibentuk Presiden Jokowi


Lia Cikita 2018-01-03 17:33:22 Nasional 39 kali

Djoko Setiadi (kiri) meneken berita acara pelantikan sebagai Kepala BSSN oleh Presiden Jokowi (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah disahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokow) pada 19 Mei 2017. Jokowi hari ini melantik Djoko Setiadi sebagai Kepala BSSN di Istana Negara, Jakarta.

Djoko Setiadi sebelumnya memimpin Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) yang kini sudah dilebur ke dalam BSSN yang didirikan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 53 Tahun 2017 Tentang Badan Siber dan Sandi Negara.

Sebelum perubahan Perpres dilakukan, BSSN berada di bawah Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam). Namun saat ini BSSN berada langsung di bawah Preseden Jokowi.

BSSN terdiri dari Lembaga Sandi Negara, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo dan ID-SIRTII.

BSSN bertugas melaksanakan keamanan siber secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan, mengembangkan, dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber, dengan mendeteksi serta mencegah serangan dunia maya.

"BSSN akan berkoordinasi dengan seluruh kementerian atau lembaga dan instansi swasta. BSSN juga bertanggung jawab kepada Presiden melalui koordinasi Menkopolhukam," terang Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Irvan Nasrun beberapa waktu lalu.

BSSN juga bertugas menjadi wadah koordinasi bagi semua instansi yang terkait dengan keamanan siber. Selain memantau aktivitas internet, BSSN juga akan berkoordinasi untuk menangani aktivitas mencurigakan termasuk peretasan (hacking).

Menurut Irvan Nasrun, pembentukan Badan Siber dan Sandi Negara Nasional (BSSN) untuk menghindari tumpang tindih dengan lembaga negara lainnya dalam menangani ancaman serangan siber.

Menteri Kominfo Rudiantara menjelaskan bahwa salah satu alasan BSSN ditandatangani karena peristiwa serangan ransomware wannacry beberapa saat yang lalu. Serangan ini juga melumpuhkan beberapa instansi di Tanah Air.

Sementara struktur keanggotaan sendiri dibawahi oleh seorang kepala, sekretariat utama, dan masing-masing deputi di bidang indentifikasi dan deteksi, proteksi, penanggulangan dan pemulihan, serta pemantauan dan pengendalian.

Presiden Jokowi pagi tadi melantik Mayjen Djoko Setiadi sebagai Kepala BSSN berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 173/P/2017 tentang Pemberhentian Kepala Lemsaneg dan Pengangkatan Kepala BSSN tahun 2017-2022.

Sebagai gambaran, saat terjadi insiden siber instansi terkait dapat melaporkan kasus tersebut kepada BSSN. Selanjutnya, sebagai koordinator BSSN akan menindaklanjuti dengan menggandeng instansi lain bergantung pada kasus yang tengah ditangani tersebut.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close