Pasal Lampu Sen Karyawan Toko Ini Dikeroyok, Polsek Kalidoni Belum Berhasil Ungkap Kasus


Arie Perdana Putra 2018-01-03 16:50:59 Palembang 35 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Sikap premanisme gerombolan Gocar yang melakukan pengeroyokan terhadap korban Ismail (24), karyawan toko bangunan Sukses Samudra Sejahtera masih menyisakan tanda tanya besar. Satuan Reskrim Polsek Kalidoni, hingga kini masih juga belum berhasil mengungkap kasus ini, walau diwaktu bersamaan antara korban dan pelaku sama-sama saling lapor (split_red).

"Kami sudah beberapa kali bertanya dengan polisi yang memegang berkas. Dia bilang pelakunya sudah lari. Kami tidak bisa bilang apa-apa lagi," ungkap Ismail saat diwawancarai wartawan, Rabu (03/01/2017).

Dijabarkan Ismail, saat kejadian pada Kamis (2/11/2017) pukul 16.00 WIB lalu, dirinya sedang istirahat sejanak, setelah mengantarkan barang pesanan toko Bangunan Sukses Samudra Sejahtera, Jalan Residen A Rozak Patal Pusri, persis depan Sekolah Kesuma Bangsa Kecamatan Kalidoni.

"Saat itu, kami baru sampai dan duduk santai sebentar depan toko. Tiba-tiba, gerombolan gocar, sekitar tujuh hingga delapan orang mendatangi saya dan teman saya, Latif (44). Tanpa banyak bicara mereka memecah rombongannya tadi dan memukili kami. Saat itu, saya dipukuli dan diseret keluar hingga terjatuh dari semen pembatas ruko. Saya sempat melihat rombongannya yang lain sekitar 20 orang berada tidak jauh dari depan toko. Tidak hanya dipukuli, saya juga ditendang dan ditempeleng, setelah itu saya tidak sadarkan diri. Ketika siuman, ternyata Latif juga diperlakukan sama seperti saya oleh rombongan sopir gocar itu," bebernya.

Ditambahkan Latif, masalah berawal saat dirinya menegur pelaku. 

"Dia (pelaku_red) menghidupkan lampu sen mobilnya, namun berbeloknya berbeda dengan arah lampu sen yang dinyalakan. Waktu itu posisi saya persis berada dibelakangnya. Lalu, saya sempat menegurnya. Tidak terima dia memotong lajur kami dan menghentikan mobilnya sambil membawa kunci roda menghampiri. Tidak ingin terjadi apa-apa, saya meninggalkannya dan meneruskan mengantarkan barang material ke DR M Isa. Ketika kembali ke toko, ternyata beberapa sopir gocar sudah standbye. Namun, saya masih belum terpikir apa maksud dan tujuannya. Tidak lama, mereka mengeroyok kami sampai babak belur. Kami berharap agar pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelakunya. Sebab saya masih mengenali wajahnya, karena saat kami melapor dia juga melapor di tempat yang sama," tandasnya.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Kapolsek Kalidoni, AKP Yulia melalui Kanit Reskrim, IPTU Suldani mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan anggotanya.

"Kami terkendala dengan identitas lengkap para pelaku. Memang diwaktu bersamaan ada juga yang melapor," ungkapnya buru-buru menutup perbincangan. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close