Polsek Pemulutan Bekuk Begal Lintas Kabupaten


Arie Perdana Putra 2018-01-01 11:54:53 Ogan Ilir 325 kali

Ketiga pelaku saat diamankan, (foto : ist)

INDRALAYA, Kabar28.com,-  Diduga akan kembali melancarakan aksinya, tiga kawanan begal sadis lintas Kabupaten/Kota berhasil dibekuk polisi di wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI), satu diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha menyerang petugas saat akan ditangkap. Dari tangan ketiganya polisi menemukan senjata api rakitan (Senpira) beserta amunisi, senjata tajam jenis pisau dan badik serta narkotika jenis sabu.

Adapun identitas ketiganya yaitu Yandraleka (25), Budi Setiawan (24) dan Tornado (27) ketiganya tercatat sebagai  warga dari Kabupaten Penukal Abab Lintang (Pali). "Untuk Tornado terpaksa kita tembak pada kaki bagian kanan, karena berusaha menyerang petugas menggunakan senjata api miliknya," ujar Kapolsek Pemulutan AKP Zaldi didampingi Kanitres Bripka Zukkarnain Afianata. Senin (01/01/2018).

Zaldi menjelaskan, ketiganya diamankan saat operasi cipta kondisi dalam rangka pengamanan malam pergantian tahun di Jalan Raya Desa Pegayut Kecamatan Pemulutan, OI, Senin dini hari (01/01/2018) sekitar pukul 00.10 Wib. Namun saat akan diberhentikan yang bersangkutan berusaha menghindar dan menambah laju sepeda motornya bahkan pelaku juga dengan sengaja menabrakan sepeda motor ke arah salah satu anggota polisi.

"Beruntung personil kita baik-baik saja meskipun sempat terjatuh, usai menabrak salah satu petugas sepeda motor yang mereka tunggangi menjadi tak terkendali dan terjatuh. Sempat terjadi kejar-kejaran sebelum akhirnya berhasil diamankan," tegas Kapolsek.

Zaldi menambahkan, dari hasil introgasi ketiganya mengakui bahwa berencana akan melakukan aksi begal di seputaran wilayah hukum Polsek Pemulutan dan Kota Palembang. Sedangkan untuk pelaku atas nama Yandreka merupakan Resedivis dengan kasus yang sama dan pernah menjalani masa hukuman selama dua tahun di Lapas Tanjung Raja.

"Selain itu juga, para pelaku ini juga mengakui terlibat aksi begal di wilayah hukum Kota Prabumulih sebanyak dua kali, Muara Enim dua kali dan satu kali di Desa Babat Kabupaten Pali. Kita juga telah berkoordinasi dengan Mapolres Kota Prabumulih dan Mapolres Muara Enim. Untuk saat ini ketiga pelaku masih ditahan di Mapolsek Pemulutan guna pemeriksaan lebih lanjut," tukas Kapolsek.

Dari hasil penanangkapan ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu sepeda motor atas nama Budi Setiawan, satu pucuk senpira beserta satu amunisi aktif, dua bilah senjata tajam jenis pisau dan badik, satu buah kaca pirek yang berisi sabu serta tiga unit handphone berbagai merk.

Sementara itu perbuatan ketiga pelaku melanggar pasaln1 dan 2 Undang-Undang darurat tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam serta pasal 212 KUHP tentang tindak pidana melawan petugas pada saat akan melaksanakan tugas. (old)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close