Kadisdik Sumsel : Tak Mudah Eksekusi Aset Pemerintah


Arie Perdana Putra 2017-12-31 09:59:31 Ogan Komering Ilir 125 kali

SMKN 1 Jejawi, (foto : ist)

OKI, Kabar28.cpm,- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjamin penyelesaian sengketa kepemilikan lahan SMKN 1 Jejawi di Desa Air Itam, Kecamatan Jejawi.

Saat ini wali murid SMKN 1 Jejawi khawatir jika anaknya tidak bisa bersekolah, karena penggugat Ir Yusron yang memenangkan perkara sengketa lahan seluas 2 hektar tersebut sudah menyegel sekolah dan akan mengambil tindakan tegas dengan melakukan pengosongan lahan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Widodo mengatakan tidak mudah untuk mengeksekusi aset pemerintah yang dibangun dengan uang rakyat.

“Terkait niat dari penggungat, tidak semudah itu,” ujarnya.

Sementara, Kepala SMKN 1 Jejawi M Arif mengungkapkan, wali murid dan warga sudah siap pasang badan jika ada yang berani mengosongkan SMKN 1 Jejawi.

“Sampai-sampai wali murid temui saya mereka pasang badan kalau sekolah ini mau dibongkar,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekda OKI H Husin, menegaskan, pihaknya akan mengutamakan jalur mediasi terkait ancaman pembongkaran sekolah tersebut. Menurut Husin bangunan sekolah itu dibangun dengan uang rakyat adalah aset negara.

“Upaya kekeluargaan kita dahulukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut karena pada prinsipnya sengketa ini antar sesama keluarga, lagi pula di atas lahan tersebut sudah berdiri sekolah untuk pendidikan anak-anak,” ungkapnya.

Sebelumnya, sengketa lahan yang diatasnya kini berdiri SMK Negeri 1 Jejawi ini bermula dari dijualnya lahan seluas 2 Hektar kepada Pemkab OKI oleh tergugat I Mailan Hangga yang masih berkeluarga dengan penggugat pada tahun 2012.

Sengketa lahan ini bahkan berujung ke meja pengadilan hingga tingkat kasasi dan putusan Mahkam Agung RI Nomor 2934 K/Pdt/2016 memenangkan Penggugat Ir Yusron bin Yusuf Halim sebagai pemilik lahan. (app/rel)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close