Hama dan Cuaca Ektrim Pengaruhi Padi Produksi Padi


Arie Perdana Putra 2017-12-29 12:00:32 Ogan Ilir 195 kali

ilustrasi hama, (foto : ist)

INDRALAYA, Kabar28.com,- Serangan hama dan cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini sangat mempengaruhi hasil produksi padi di Kabupaten Ogan Ilir (OI) selama tahun 2017.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian OI, Hendri Wardison mengatakan, banyak kendala di lapangan yang dialami oleh para petani diantaranya serangan hama dan cuaca ektrim sehingga mempengaruhi produksi padi di OI.

“Serangan hama tersebut antara lain wereng, batang coklat, dan gondang. Tidak hanya itu produksi gabah terkendala juga oleh cuaca ekstrim, hal tersebut yang mempengaruhi produksi gabah menajdi turun pada tahun ini," katanya.

Selama tahun 2017 pihaknya telah memberikan benih padi varietas ciliwung untuk para petani, khususnya petani di Kecamatan Muara Kuang sebanyak 37.500 ton yang di tanam di lahan 1.500 hektar (ha). Karena keterbatasan anggaran pihaknya selama tahun 2017 ini hanya memberikan bantuan benih padi untuk petani di satu kecamatan saja.

“Alhamdulillah bantuan benih yang kita salurkan itu sudah panen diakhir tahun ini, dengan mendapatkan gabah 6.665 ton, dengan angka tersebut sudah cukup memuaskan, meskipun demikian kita akan terus bekerja keras untuk meningkatkan produksi gabah pada tahun depan," tuturnya.

Selain memberikan bantuan benih padi dinas pertanian juga memberikan bantuan bibit jagung di tujuh kecamatan untuk lahan 1000 ha. Adapun kecamatan yang dimaksud yakni Kecamatan Indralaya Utara, Pemulutan, Indralaya, Muara Kuang, Pemulutan Barat, Lubuk Keliat, dan Payaraman.

Sedangkan untuk cetak sawah tahun 2017 hanya dipusatkan di Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang seluas 150 ha dan untuk target tahun depan pihaknya menargetkan bisa cetak sawah seluas 5.034 ha yang tersebar 14 Kecamatan. “Kecuali Kecamatan Payaraman dan Tanjung Batu, karena di dua Kecamatan tersebut minim persawahan," pungkasnya. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close